Suara Sumatera - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan agar memilih pemimpin berani di hadapan relawan yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi).
Arahan ini disampaikan Jokowi saat memberikan kata sambutan acara Rapimnas Samawi di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 7 Oktober 2023.
"Kita jaga bersama-sama Pemilu tahun 2024 berjalan dengan baik, semua berjalan dengan lancar dan kita mendapatkan pemimpin-pemimpin rakyat yang sesuai dengan keinginan rakyat. Karena memang sekali lagi kedepan dibutuhkan Pemimpin yang memiliki keberanian," kata Jokowi seperti dilihat dari akun TikTok Negeriku 62.
Jokowi mengatakan dibutuhkan pemimpin yang bernyali dan berani mengambil resiko karena yang tantangan yang dihadapi ke depan akan semakin kompleks, semakin sulit dan semakin tidak mudah.
"Bayangkan kalau kita memiliki pemimpin kita ingin mengolah misalnya nikel kita sendiri di sini kemudian digugat oleh Uni Eropa kemudian takut dan mundur... Gimana? cetus Jokowi.
"Sehingga kita ekspornya mentahan terus, tidak barang jadi yang memiliki nilai tambah yang besar, padahal yang kita miliki bukan hanya nikel saja, kita punya nikel, punya tembaga, punya bauksit, punya timah dan lain-lainnya," ucapnya.
Jokowi memaparkan sudah lebih dari 400 tahun sejak zaman VOC, untuk export selalu mentahan-mentahan sehingga nilai tambahnya nggak, begitu juga nilai ekonominya rendah.
"Kita baru stop nikel tahun 2020 saja kita digugat oleh Uni Eropa, dibawa ke WTO digugat. Banyak menteri bertanya pada saya pak ini kita digugat," ungkap Jokowi.
Lantas Jokowi dengan tegas menjawab agar tidak gentar dengan gugatan.
Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Laga Sada Sumut vs PSDS Deli Serdang
"Ya digugat, dihadapi. Carikan pengacara-pengacara yang baik. Kita hadapi, jangan digugat negara besar kemudian kita mundur, nggak jadi lagi barang ini nanti, bener nggak," cetusnya.
Meski Jokowi tidak menyebutkan sosok bakal capres yang berani dan bernyali, usai Rapimnas, relawan Jokowi malah langsung merapat ke kediaman Prabowo Subianto Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk deklarasi memberi dukungan.
"Kami kaum sarungan, tegak lurus bersama Pak Jokowi dan berijtihad mendukung Bapak (Prabowo)," kata Ketua Umum Samawi, Gus Muhammad Nahdy.
Kemudian mereka menyinggung soal perintah agama yang meminta untuk menaati pemimpin atau ulil amri.
"Agama mengajarkan taatilah Allah, taatilah Rasulnya dan ulil amri dari kalangan kalian. Ketaatan yang membawa kita pada kemajuan akselerasi keberhasilan, sebagaimana visi Pak Presiden, Indonesia emas, Indonesia maju," kata Nahdy.
Berita Terkait
-
Hashim Djojohadikusumo Bocorkan Tanggal Pengumuman Cawapres dari Prabowo, Nama Khofifah Dipertimbangkan
-
Prabowo Bocorkan Akan Ada Partai Baru Dukung Dirinya Jadi Capres
-
Soal Gibran Jadi Cawapres, Prabowo Janji Usulan Relawan Jokowi Dibawa Ke Forum Koalisi
-
Terima Dukungan Samawi, Prabowo Cerita Diberi Jabatan Menteri Oleh Jokowi
-
Kelompok Relawan Jokowi Deklarasi Dukung Prabowo, Ajukan Nama Gibran Jadi Cawapres
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal