Suara Sumatera - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi krisis air dampak perubahan iklim.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa perubahan gaya hidup menjadi kunci dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim.
"Menghadapi perubahan iklim kuncinya itu kita harus berani merubah gaya hidup kita selama ini," katanya melansir Antara, Selasa (17/10/2023).
Dwikorita menjelaskan perubahan gaya hidup yang dimaksud adalah mengurangi penggunaan energi fosil dan beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan, seperti energi listrik, surya, dan air.
Kenaikan suhu bumi yang memicu krisis air disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO2). Kenaikan konsentrasi CO2 ini berasal dari penggunaan energi fosil, seperti kendaraan bermotor dan industri.
Masyarakat perlu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Hal ini untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab perubahan iklim.
"Jadi kita harus mengurangi penyebabnya, salah satunya mengendalikan gas rumah kaca karena itu asalnya dari energi fosil," ucap Dwikorita.
Perubahan iklim menjadi salah satu ancaman serius yang menghantui dunia saat ini. Dampaknya yang semakin nyata telah mengubah pola cuaca, meningkatkan suhu global, dan menyebabkan masalah-masalah ekstrim seperti kekeringan yang memprihatinkan.
Kenaikan suhu global akan menyebabkan kekeringan yang lebih panjang dan intens. Hal ini sudah mulai terlihat di Indonesia pada tahun ini, di mana sebagian wilayah mengalami kekeringan yang lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Disodorkan Nama Mahfud MD Sebagai Cawapres oleh Para Seniman, Ganjar: Ya Itu Aspirasi
"Menurut data global, di akhir abad ke-21 kenaikan suhu global bisa mencapai tiga setengah derajat Celcius. Artinya, kekeringan akan semakin parah dan tidak pandang bulu, baik di negara maju maupun negara berkembang," cetus Dwikorita.
Dirinya mendorong masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Gaya hidup berwawasan lingkungan, yang sering disebut sebagai "Green Lifestyle" adalah salah satu kunci dalam mengatasi krisis perubahan iklim.
Berita Terkait
-
Pasokan Air dan Pangan Turun, Perempuan Paling Terdampak Cuaca Ekstrem di DIY
-
Potret Suram Pesisir Sumut, Antara Deforestasi dan Perubahan Iklim
-
Pakar dari Indonesia Beri Masukan pada Health Harm Reduction Conference di Marocco
-
Kehidupan Berkelanjutan: Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau
-
Pertamina Patra Niaga Lakukan Pembelian Perdana Sertifikat Kredit Karbon di Indonesia
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Cara Menata Produk Di Toko Ritel Agar Pelanggan Borong Belanjaan
-
Viral Nobar Film Pesta Babi Digelar di Masjid, Ratusan Anak Muda Datang Menonton
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Model Antik, Harga Mulai Rp40 Ribuan!
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026