SuaraSumedang.id - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024, Uu Ruzhanul Ulum menyatakan siap.
Kesiapan Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) itu, seandainya partai tempat bernaung, yaitu PPP menugaskan untuk berpasangan dengan Ketua DPW PAN Jabar, Desy Ratnasari.
Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, jika dirinya yang punya keinginan sedangkan partai tidak mengusung ya apa boleh buat, siapapun siap.
"Kalau saya dengan siapapun mangga (silakan). Dengan Desy Ratnasari pun saya siap, tergantung partai yang mengusung," kata Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, dikutip dari ANTARA, Senin (8/8/2022).
"Karena kalau saya punya keinginan, kalau parta tidak mengusung ya apa boleh buat. Jadi saya dengan Desy Ratnasari pun siap. Atau siapapun," sambungnya.
Uu Ruzhanul Ulum yang juga sebagai Wakil Ketua PPP Jawa Barat menyatakan, saat ini dirinya tengah meningkatkan berbagai kesiapannya menjelang Pilgub Jabar 2024.
Wagub Uu mengatakan, semua keputusan ada di tangan partai, dan jika tidak disandingkan dengan Desy Ratnasari, maka dirinya tetap akan mengikuti semua arahan partai.
Diketahui, PAN saat ini merupakan koalisi dari PPP, yakni di Koalisi Indonesia Bersatu.
Dia menuturkan saat ini sedang berupaya melaksanakan tugas partai untuk menggenjot popularitas, dan elektabilitasnya jelang Pilgub Jabar 2024.
Baca Juga: 4 Ciri Rekan Kerja yang Patut Disyukuri Kehadirannya, Mereka Orang Baik!
Hal itu, untuk memastikan ia dapat dipercaya partai yang akan mengusungnya kelak di Pilgub Jabar 2024.
"Sekali lagi, sebagai kader partai saya siap. Namun saya harus layak pada waktunya. Sekalipun siap, kalau tidak layak, partai sendiri pun tidak akan mencalonkan,"
"Tetapi kalau sudah layak pada waktunya, jangankan hanya PPP, kami yakin partai lain pun akan tertarik dengan Pak Uu. Maka saya sekarang ikhtiar saja," sambungnya.
Sementara itu, DPW PAN Jabar, resmi merekomendasikan satu nama untuk bertarung di Pilgub Jabar 2023, untuk calon Gubernur Jawa Barat adalah Desy Ratnasari.
Berita Terkait
-
Wagub Jabar Datangi Rumah Anak SD yang Meninggal Akibat HP Meledak, Pesannya: Dibatasi Jangan Keterusan
-
Jalan Rusak di Jawa Barat Mencapai 450 Kilometer, BMPR Siapkan Strategi Ini
-
Tinjau Perbaikan Jalan Cikarang-Cibarusah, Wagub Jabar Soroti Hal Ini
-
Sosok Uu, Wagub Jabar yang Ditegur Ridwan Kamil Gegara Pernyataan Kasus Perundungan Anak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026