SuaraSumedang.id - Pembalap tim Pramac Racing, Johann Zarco menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas 3 atau free practice 2 (FP3) MotoGP Austria 2022 di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu (20/8/2022).
Johann Zarco berhasil menuai catatan waktu terbaik 1 menit 28,964 deik. Ia berhasil unggul dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), dan Jack Miller (Ducati Lenovo) yang masing-masing berada di posisi kedua serta ketiga.
Di awal berjalannya sesi FP3 MotoGP Austria 2022, Miguel Oliveira sempat memimpin. Akan tetapi, tak lama kemudian Johann Zarco langsung melewatinya dengan membukukan waktu 1 menit 29,942 detik.
Cukup lama bagi Johann Zarco memimpin sesi FP2, sebelum Oliveira kembali merebut posisi terdepan.
Kemudian, Joan Mir (Suzuki Ecstar) berhasil memimpin sesi latihan bebas ketiga dengan mencatatkan waktu 1 menit 29,811 detik.
Jack Miller lalu melesat untuk menggeser posisi Joan Mir dengan mencatatkan waktu 1 menit 29,787 detik saat FP3 berlangsung sekitar 30 menit.
Jack Miller mampu menambahkan catatan waktu terbaiknya menjadi 1 menit 29,280 detik.
Namun, tujung menit menjelang sesi FP3 berakhir, Fabio Quartararo sukses merangsek ke posisi teratas dengan waktu 1 menit 29,268 detik.
Persaingan sengit pun terjadi di detik-detik akhir, Quartararo mencoba mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 29,117 detik.
Baca Juga: Hindari Sikap ini Agar Hubungan Tetap Terjaga dan Saling Percaya
Namun, Johann Zarco mampu melampaui catatan El Diablo tersebut dengan menuai catatan waktu 1 menit 28,964 detik.
Saat ini posisi teratas klasemen MotoGP 2022 masih dikuasai Fabio Quartararo dengan jarak 22 angka dari pebalap Aprilia, Aleix Espargaro.
Hasil FP3 MotoGP Austria 2022:
1. Johann Zarco (1 menit 28,964 detik)
2. Fabio Quartararo
3. Jack Miller
4. Jorge Martin
5. Francesco Bagnaia
6. Enea Bastianini
7. Alex Rins
8. Brad Binder
9. Maverick Vinales
10. Joan Mir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik