SuaraSumedang.id - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) akan berkoordinasi dengan Mabes Polri agar bisa memberi perlindungan terhadap anak-anak Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi.
Ketua LPAI, Seto Mulyadi atau Kak Seto pun mendesak Polri untuk melindungi anak-anak Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi.
Pasalnya, pasangan suami-istri itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J.
"Kami mendesak keluarga besar Polri juga bisa melindungi anak-anak," kata Kak Seto.
Sehingga, tidak hanya anak-anak di luar sana tetapi anak-anak dari keluarga Polri juga ikut dilindungi LPAI.
Menurut Kak Seto perlu membedakan perlakukan terhadap anak-anak kedua pasangan ini untuk memberikan perlindungan terutama yang masih berusia di bawah 18 tahun.
Pentingnya peran keluarga besar, kata Kak Seto, dan keluarga Polri pun turut menunjang kondisi fisik maupun psikis anak yang jauh dari kedua orangtua.
"Mohon anak-anak dipisahkan dari kasus orang tuanya. Harus ada peran entah itu dari keluarga atau dari institusi Polri itu sendiri," kata dia.
Penting Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak diharapkan mampu melindungi anak dari tindak kekerasan. "Termasuk menjamin hak dan kebebasan mereka," kata Kak Seto.
Baca Juga: Adakah Harapan Lain untuk Dunia Selain Konsumerisme dan Otoritarianisme?
Kak Seto pun menyarankan agar anak-anak Ferdy Sambo untuk sementara berhenti menggunakan media sosial.
Bahkan, dikatakan Kaka Seto sebaiknya mereka menjalani pendidikan informal.
"Supaya dia tidak termakan kerasnya komentar warganet dan sebagainya demi keamanan psikologisnya," ucap Kak Seto.
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
-
4 Foto Jadul Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Beda Banget Sama Sekarang!
-
Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Diumumkan Hari Ini, Penyebab Kematian Akan Terungkap
-
Suasana di Ruang Rapat Sebelum Eksekusi Mati Brigadir J, Pengacara: Bharada E hanya Menerima Perintah
-
Melihat Kembali Catatan Sementara Hasil Autopsi Jenazah Brigadir J Versi Pengacara
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur