SuaraSumedang.id - Irjen Napoleon Bonaparte tampaknya enggan berkomentar mengenai sidang etik yang tengah dijalani Ferdy Sambo.
Seperti diketahui, eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tengah menjalani sidang kode etik di Mabes Polri, Kamis (15/8/2022).
Dalam kasus penembakan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalang perencanaan pembunuhan di rumah dinas komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan Juli lalu.
Namun, Perwira Polri aktif Napoleon Bonaparte pun yang terseret kasus dugaan penganiayaan terhadap M.Kece itu berpendapat sudah selayaknya sidang etik digelar.
"Silakan saja, itu memang harus begitu silakan saja tidak ada komentar saya untuk masalah sidang kode etik. Kan baru sidang belum tahu hasilnya," kata Napoleon, dilansir dari Suara.com.
Meski enggan berkomentar banyak, Napoleon mengaku terus mengikuti perkembangan kasus Ferdy Sambo melalui pemberitaan.
Bahkan, dia pun mengaku mendengar terkait pengunduran diri eks Kadiv Propam Polri itu dari Korps Bhayangkara.
"Ikuti, saya lihat TV terus (soal pengunduran diri). Saya dengan itu dan juga diiyakan polisi. Cuma sedang dibahas bisa diterima atau tidak. Sidang tetap jalan terus tidak ada urusan," kata Napoleon.
Ferdy Sambo masih menjalani sidang kode etik profesi atas perbuatannya dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.
Baca Juga: Sony Resmi Rilis DualSense Edge Kontroler Baru PlayStation 5, Bisa Kustom
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Lebaran dan Tradisi: Antara Rindu, Ritual, dan Makna yang Selalu Kembali
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan
-
Heboh! Bude Wellness Klaim Herbal Dapat Obati TBC, Ini Faktanya
-
BRI Peduli Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Hari Nyepi Saka 1948
-
Puncak Arus Mudik Gelombang Kedua: 50 Ribu Lebih Kendaraan Serbu Jalur Puncak Bogor!
-
Awas Modus Grup WA! Polisi Ciduk Belasan Travel Gelap Antar Pemudik ke Pelosok Sukabumi
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum
-
DPRD Sumsel: 7 Fakta Anggaran dan Fasilitas Rumah Dinas Pimpinan yang Jadi Sorotan Publik