SuaraSumedang.id - Kawasan timur Bendungan Jatigede dengan areal seluas 610 hektare bakal dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wisata.
Hal tersebut disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang, yang disebut areal di sebelah timur Jatigede ini dipilih lantaran paling strategis.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, derah ini dipilih dikarenakan aksesnya bisa kemana-mana, dan dari mana-mana.
"Seluas 610 hektar di kawasan timur Jatigede KEK akan diwujudkan. Bisa ke Wado tembus Garut, Tasikmalaya, juga bisa ke Kadipaten (Majalengka), aksebilitas itu prasyarat," kata Bupati Dony.
Menurutnya, Pemkab Sumedang terus mengembangkan kawasan Jatigede sebagai KEK wisata.
Caranya, dengan meningkatkan kualitas jalan Lingkar Utara, yang terhubung langsung dengan jalan provinsi.
"Jadi nanti setelah Jalan Lingkar, langsung jalan besar, tinggal 7 kilometer lagi yang sedang diperbaiki," kata Dony.
Lebih lanjut, Dony menjelaskan, sudah menyiapkan rencangan KEK wisata Jatigede. Ia menggambarkan, nantinya bakal ada hotel, lapang golf, resort, dan flower park.
"Kami sudah siapkan zonasinya, sudah ada rancangannya. Itu mimpi besar kami," kata dia.
Baca Juga: Ini Tips Bisnis untuk Pemula, Nomer 3 Kamu Harus Tahu
Dony pun mengatakan, hal lain yang dilakukan pemerintah Sumedang saat ini memperbanyak destinasi wisata di kawasan Jatidege.
Waduk Jatigede Sumedang
Baru-baru ini, Masjid Al-Kamil di Panejoan Desa Jemah Kecamatan Jatigede, baru saja dioperasionalkan.
Kemudian dalam waktu dekat, terhubung dengan masjid, Menara Kujang Sepasang setinggi 99 meter juga siap dipasang.
"Saat ini informasinya sedang dirakit, jadi pas ke sini nanti tinggal dipasang. Saya memprediksi, kalau kurang kembar beres akan lebih banyak kunjungan wisatawan," kata Dony.
Sumber:Sumedangkab.go.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah