SuaraSumedang.id - Cerita warga Dusun Margamukti, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang sukses membudidayakan ikan dewa atau ikan kancra.
Dedin Khoerudin bahkan, mengungkapkan ikan dewa yang dibudidayanya telah dieskpor ke luar negeri hingga meraup untung Rp20 juta setiap bulannya.
Dedin pun menyebut, ikan dewa merupakan paling laris saat menjelang Imlek yang menjadi satu di antara tradisi Cina.
Bahkan, ia menyebut keuntungan ekspor ikan dewa tersebut sempat mencapai Rp100 juta.
"Ikan dewa ini paling laris saat menjelang Imlek, satu di antara tradisi di Cina ikan dewa ini dijadikan sebagai menu makanan. Bahkan, saya pernah untung sampai Rp100 juta," ucap Dedin.
Dedin pun mengaku, setiap bulannya menargetkan setiap bulannya harus mampu membudidayakan benih ikan dewa sebanyak 5.000 ekor.
Dikatakan Dedin, benih-benih ikan dewa tersebut untuk memenuhi kebutuhan domestik, dan kebutuhan ekspor.
"Pemasaran mulai dari lokal sampai ekspor. Untuk ekspor kami kirim ke Malaysia, Singapurq, dan Hongkong. Kalau Indonesia kita kirim ke Jakarta, Bogor, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sejumlah wilayah lainnya," kata dia.
Dedin menerangkan, terdapat 9 jenis ikan dewa yang dibudidayakan. Ikan-ikan tersebut berjenis ikan endemik asli Indonesia atau jenis lokal dan jenis ikan dewa luar.
Baca Juga: Wabup Sumedang Sebut Masjid Al-Kamil Jatigede Miliki Daya Tarik Tersendiri
Harga benih ikan dewa ukuran 3-4 sentimeter dibanderol pada kisaran harga Rp4.000-Rp5.000.
Sedangkan, ikan dewa ukuran untuk konsumsi dijual dengan harga kisaran Rp800 ribu-Rp1 juta per kilogramnya.
"Kalau di luar negeri seperti di Malaysia atau Hongkong bisa mahal lagi harga ikan dewa untuk konsumsi ini, bisa sampai Rp3 juta-Rp4 juta," ucapnya.
Sumber:Sumedangkab.go.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak