Bogor - Sebuah komunitas yang beranggotakan para ibu di Gang Kodir, Kelurahan Sindangsari, Kota Bogor mampu merubah sampah kertas menjadi produk yang bernilai ekonomi, bahkan sudah di ekspor ke luar negeri.
Aneka produk perabotan rumah tangga banyak dibuat di bawah naungan Salam Rancage Craft Of Hope ini. Bukan hanya dipasarkan di dalam negeri, namun sudah mampu menyasar pasar luar negeri.
Aling Nurnaluri, selaku endiri Salam Rancage memaparkan, Salam Rancage adalah sosial bisnis seperti layaknya sebuah perusahaan, tetapi untuk profitnya didedikasikan untuk membangun kemanfaatan sosial di masyarakat.
"Produk yang dibuat tentunta ramah lingkungan dan proses produksinya membangun hubungan sosial di masyarakat yang juga ikut diberdayakan," kata Aling.
Komunitas bisnis ini dimulai sejak 2012 yang dilatarbelakangi kondisi lingkungan akibat banjir. Setelah banjir usai biasanya akan menyisakan sampah dengan jumlah yang begitu banyak.
Untuk di daerah Bogor sendiri, sampah kertas jumlahnya cukup banyak, sehingga menjadi inisiatif untuk mengolah sampah kertas menjadi barang yang bermanfaar dengan melibatkan kaum ibu di kawasan Gang Kodir ini.
Saat ini, setidaknya ada 20 orang yang menjadi penganyam, semetara jumlah keluarga yang diberdayakan sekitar 60 kepala keluarga. Dalam sebulan mereka mampu memproduksi 2.000 aneka produk anyaman dari sampah kertas.
Sementara yang dijual adalah furniture, souvenir, home decor dan lainnya dengan jenis mencapai 200 item produk. Untuk penjualannya kini sudah merambah pasar ekspor hingga ke Amerika Serikat.(*)
Baca Juga: Terima di Istana Bogor, Jokowi Ajak Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr Tanam Pohon Kayu Lilin
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bukan Mimpi! Begini Cara Menabung Sisa THR untuk Cicil Rumah Masa Depan
-
Siap-siap Cek Rekening! Ini Jadwal Resmi Pencairan THR Lebaran Bagi Pegawai Negeri
-
Kapan THR Lebaran Swasta Cair? Pemerintah Tegaskan Wajib Dibayar Penuh Tanpa Dicicil
-
4 Tahun Dihantui Kekerasan, Mengapa Nyawa Nizam Tak Terselamatkan di Jampang Kulon?
-
Imsak Palembang 5 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Imsak Bandar Lampung 5 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
5 Poin Penting Kasus TPPO 'Pengantin Pesanan' di Bogor yang Ancam Perempuan Muda
-
Disebut Zalim dan Salah Kamar: Pakar Hukum Sindir Jaksa Perlu Kuliah Lagi dalam Perkara Sri Purnomo
-
Kisah Suami Ajak Istri di Jombang Minum Racun Bersama, Ujungnya Gantung Diri
-
Imsak Jakarta 5 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini