/
Selasa, 06 September 2022 | 15:25 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. (Dok: DPR)

SuaraSumedang.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni angkat bicara terkait penyataan Komnas HAM dan Komnas Perempuan soal dugaan pelecehan pada Putri Candrawati.

Ahmad Sahroni menilai apa yang disampaikan oleh Komnas HAM dan Komnas Perempuan dalam kasus pembunuhan Brigadir J, mencederai logika publik.

Bahkan menurutnya terkait dugaan tersebut, Polisi juga sudah mengatakan hal itu laporan palsu.

Dia mengajak, sebaiknya kita semua menghargai hukum yang sedang berjalan.

"Mari kita hargai dan ikuti proses hukum yang sedang berjalan. Komnas HAM dan Komnas Perempuan jangan menggiring opini yang mencederai logika publik,” tuturnya dikutip dari PMJ NEWS Selasa, (6/9/22).

Dia juga menambahkan,  ketika polisi sudah melakukan proses pemeriksaan dugaan, namun Komnas HAM dan Komnas Perempuan mengatakan hal sebaliknya.


"Itu artinya polisi sudah menemukan tidak adanya dugaan pelecehan. Sedangkan dua Komnas itu justru menyatakan sebaliknya berdasarkan pengakuan tersangka,” tambahnya.

Ahmad Sahroni mengingatkan jangan menggiring opini yang dapat mencederai logika masyarakat Indonesia.

"Jangan sampai ada penggiringan-penggiringan opini yang nanti dapat mencederai logika berpikir masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Ricky Kambuaya Sebut Kemenangan Persib atas Rans Jadi Penghapus Lara Pembantaian yang Dilakukan PSM Makassar

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Komnas HAM dan Komnas Perempuan membuat proses penyidikan menjadi rancu.

“Ini malah bikin penyidikan legitimate yang tengah dilakukan polisi jadi rancu," pungkasnya.

Load More