SuaraSumedang.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Sumedang melaporkan kondisi terkini longsor di Cadas Pangeran yang mengakibatkan jalur kendaraan sempat tersendat.
BPBD Sumedang terus berupaya melakukan penanganan longsor Cadas Pangeran dengan menggunakan alat seadanya sampai sekitar pukul 21.00 WIB.
Dengan demikian, sejumlah bebatuan yang ikut terseret longsoran tanah di kawasan tersebut sedikit demi sedikit dapat dialihkan, dengan kondisi lalu lintas jalur Bandung-Sumedang buka tutup.
Teranyar, BPBD Sumedang melaporkan kondisi terkini akibat bencana longsor Cadas Pangeran sudah bisa dilakukan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
"Alhamdulillah, kondisi terkini longsor Cadas Pangeran sudah clear, dan akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua, dan roda empat dengan dua jalur. Alat berat sampai lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, penanganan longsor tersebut berlangsung sampai pukul 21.50 WIB," demikian keterangan BPBD Sumedang, dikutip dari Instagram @bpbdsumedang, pada Minggu (30/10/2022).
Sebelumnya, bencana longsor yang terjadi di jalan raya Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala BPBD Sumedang, Atang Sutarno memastikan, bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang pengendara menjadi korban terjangan material longsor.
"Keenam korban ini tengah berada dalam kendaraan yang melaju dari arah Bandung menuju Sumedang, yakni kendaraan roda empat jenis Fortuner berplat nomor G 8336 WP, dan Honda Freed (B 2622 UBB)," katanya kepada wartawan, dilansir dari TimesIndonesia--jaringan Suara.com.
Menurut Atang, material longsoran itu berasal dari tebing setinggi 50 meter dengan lebar longsoran sekitar 5 meter persis di jalur Cadas Pangeran yang rawan terjadi bencana longsor.
Baca Juga: Longsor di Cadas Pangeran, Sebuah Mobil Ringsek Tertimpa Runtuhan
"Saat terjadi longsor, cuaca di wilayah Cadas Pangeran Sumedang sedang cerah. Mungkin karena kondisi tebingnya sudah dalam kondisi basah akibat guyuran hujan sebelumnya," ucapnya.
Lebih lanjut, Atang mengatakan, ada korban akibat peristiwa itu di antaranya, Sheryl (8) dalam kondisi selamat, Fatar (5) selamat, Kimmi (1) selamat.
Adapun korban yang mengalami luka berat di antara Sindi (31), Neta (20), dan Rizal (33) yang mengalami luka ringan di pergelangan tangan.
Para korban sudah mendapatkan perawatan medis, ada yang di RSUD dan ada juga yang ditangani di Puskesmas Sumedang Selatan.(*)
Artikel ini sebelum telah tayang di TimesIndonesia.co.id: BPBD Sumedang: Tak Ada Korban Jiwa Akibat Longsor di Cadas Pangeran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
-
4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review
-
Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA
-
Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke