SuaraSumedang.id - Polres Sumedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Kementerian PU melakukan asesmen potensi tanah longsor.
Sebagaimana sebelumnya, bencana tanah longsor di Jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sempat terjadi hingga menimbulkan korban dan mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.
Oleh karenanya, Kepala Polres Sumedang AKBP Indra Setiawan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah mitigasi agar tidak ada lagi korban jika terjadi bencana di daerah tersebut.
"Kami berkoordinasi dengan BPBD dan Kementerian PU (Pekerjaan Umum) untuk dilakukan asesmen terhadap kondisi jalan dan tebing di sekitar Cadas Pangeran," kata Indra Setiawan, Minggu (31/10/2022).
Indra menerangkan, bencana longsor dengan material batu yang menimpa kendaraan roda empat saat melintas di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di Jalan Cadas Pangeran, pada Sabtu (29/10).
Kepolisian dan petugas dari dinas terkait menangani material longsoran, lalu melakukan kajian langkah antisipasi bahaya longsor di daerah tersebut.
"Upaya-upaya dan mitigasi, sehingga jalur ini bisa dilewati dengan aman," kata dia.
Ia menyampaikan, setelah penanganan material longsoran, kawasan tersebut kembali normal dilewati kendaraan bermotor dari arah Sumedang menuju Bandung maupun sebaliknya.
"Kita sudah melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor dengan alat berat ekskavator, dan dibantu dengan crane dari Ditsamapta Polda Jabar agar jalur Cadas Pangeran ini bisa dilewati terlebih dahulu," katanya.
Ia pun mengatakan, upaya lain ke depan untuk menghindari ancaman longsor di Cadas Pangeran satu di antaranya dengan membuka Jalan Tol Cisumdawu, sehingga bisa mengurangi bebas di jalan Cadas Pangeran.
"Informasi yang kita dapat dari Kementerian PU, alternatif ke depan dengan adanya pembukaan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) yang bisa dilewati, sehingga dapat mengurangi bebas di jalur Cadas Pangeran," kata dia.
Kemudian ia memberikan imbauan kepada masyarakat maupun pengendara yang melewati Jalan Cadas Pangeran agar berhati-hati dan selalu waspada akan bahaya bencana tanah longsor.
Ia menyarankan pengendara memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari ancaman bahaya bencana di Jalan Cadas Pangeran.(*)
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor
-
Brownies Ketan Sidoarjo, UMKM Lokal yang Berhasil Menjangkau Pasar Global
-
Berawal dari Produksi Rumahan, Brownies Ketan Sidoarjo Sukses Ekspansi ke Pasar Global
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Brownies Ketan Sidoarjo Buktikan Usaha Rumahan Mampu Menembus Pasar Global
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Bulanan
-
Penjualan Mobil Naik 15,9 Persen di Semester I 2026: Fuso Melejit, Honda Melempem
-
Di Tengah Sorotan, ST Burhanuddin dan Listyo Sigit Tunjukkan Kekompakan