SuaraSumedang.id - Kehidupan anggota DPR RI Dedi Mulyadi rasanya masih menarik untuk dikulik. Sebab, ia sebelumnya memposting foto dengan memeluk anak sulungnya Maulana Akbar di media sosial.
Dedi Mulyadi menuliskan pesan haru untuk putra sulungnya itu, bahwa dirinya merasa bersalah dengan menyimpan kisah yang sudah dipendamnya selama 23 tahun.
"Maafkan ayah a. Selama 23 tahun, kisah hidup a ula, ayah pendam. Tetaplah sederhana, sayangi embu, de tira, dan nyi hyang sukma ayu sepenuh hati," tulis Kang Dedi Mulyadi di Twitter, Jumat (4/11/2022).
Sontak postingan Dedi Mulyadi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dari publik mengenai Maulana Akbar tersebut.
Kang Dedi Mulyadi pun akhirnya mengungkapkan kisah hidup putra sulungnya yang bernama Ahmad Habibie Bungsu Maulana Akbar.
Dedi Mulyadi membuka pembicaraan dengan putra sulungnya Maulana Akbar dengan candaan sembari menyiapkan mie instan.
Dirinya pun menyebut, bahwa Maulana Akbar ini sudah hidup mandiri sejak SMP. Dirinya pun mengaku tidak pernah mengajarkan hidup mewah melain kehidupan sederhana.
"A Ula ini waktu SD dan SMP sekolahnya banyak dengan saya, yang disebut dengan sekolah banyak dengan saya itu, banyak meninggalkan kegiatan akademis di sekolahnya, baik SD, SMP maupun SMA," kata Kang Dedi, dikutip dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (5/11/2022).
Dikatakan Dedi Mulyadi, Maulana Akbar ini sering mendampingi dirinya dalam berbagai kegiatan, berkeliling kampung berinteraksi dengan warga.
"Ya sambil mendengarkan pidato-pidato, mendengarkan saya jadi pembicara di seminar, simposium, dan dia (Maulana Akbar) sering dengerin. Jadi sekolahnya itu langsung dari saya," kata Dedi Mulyadi.
Namun, menurut Dedi, sekolah formalnya Maulana Akbar ini tetap dijalankan, dan banyak bolos dalam belajar akademik di sekolah.
"Jadi dia itu setengah homeschooling, setengah sekolah di rumah mirip sekolah gitu, dan anaknya perasa, hatinya lembut. Alhamdulillah sekolahnya bisa selesai," kata Dedi.
Sebagai seorang ayah, Dedi Mulyadi mengaku bukan sekedar hanya menekankan bobot emosional dan spiritual pada putra sulungnya itu.
"Jadi kalau pendidikan itu kan ada intelektual emosional questions, tapi kadang lupa emosional dan spiritual. Jadi saya menekankan pada tiga-tiganya lah, akademiknya tetapi harus belajar, emosinya harus terkendali, dan spiritualnya harus tetap terjaga," kata Dedi.
Kemudian, Dedi Mulyadi menyebut, jika anaknya itu senang bergaul dengan orang yang lebih tua daripada usianya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga