/
Senin, 07 November 2022 | 13:20 WIB
Kebakaran Gedung Bappelitbang Kota Bandung; Polisi mengamankan seorang pria mengenakan topi dan rompi hitam di lokasi. (Pemkot Bandung)

SuaraSumedang.id - Dikabarkan satu pria yang merupakan mandor dalam pekerjaan perbaikan atas di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung diamankan oleh polisi pasca kebakaran di wilayah Balai Kota Bandung.

Pria tersebut disebut memakai topi dan rompi hitam, orang itu kemudian diamankan polisi dan dibawa menggunakan sepeda motor ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

"Iya, itu mandornya (yang diamankan)," kata seorang petugas keamanan di lokasi, Senin (7/11/2022), dikutip dari SuaraJabar.

Kemudian, polisi ikut mengamankan satu buah tabung gas beserta selang gasnya. Selain itu, 3 orang pekerja yang ada di lokasi kejadian masih dalam proses pencarian.

Di samping itu, petugas pemadam kebakaran tengah melakukan upaya pendinginan di lokasi kebakaran Gedung Bappelitbang Kota Bandung, Jawa Barat, Jalan Aceh No. 36 Kota Bandung.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengatakan sedang ada rapat dan mengaku kaget.

"Nanti mungkin setelah pendinginan, ini masih ada tetap proses pendinginan dan dibutuhkan air cukup banyak agar tidak terjadi lagi percikan api," kata Gun Gun, dikutip dari ANTARA.

Gun Gun pun mengaku kaget saat mendapat informasi tentang kebakaran Bappelitbang dengan gedung dua lantai di Komplek Balai Kota Bandung tersebut.

"Ini kan sebetulnya saya tadi sedang rapat di Pendopo (Bandung). Jadi memang saya dikagetkan dengan telepon dari Kabag Umum, dengan kejadian yang cukup besar, apalagi ini kan atapnya sirap, banyak dokumen kertas," kata dia.

Baca Juga: Dugaan Penyebab Kebakaran Gedung Bappelitbang Kota Bandung, 12 Unit Mobil Damkar Diterjunkan

Oleh karenanya, pihaknya menurunkan semua unit petugas dan mobil damkar untuk memadamkan api di Gedung Bappelitbang Kota Bandung tersebut.

"Makanya kami turunkan seluruh unit yang ada di markas komando, dan di UPT termasuk unit yang bersiaga. Kita belum hitung berapa unit karena belum ada asesmen," ujarnya.

Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran itu, pihaknya belum bisa memastikan.

"Apalagi terkait dengan penyebab, nanti mungkin telah selesai semua, dan ada laporan asesmen dari teman-teman, anak-anak yang investigasi baru bisa rilis penyebabnya apa," kata Gun Gun.(*)

Load More