SuaraSumedang.id - Pondok Pesantren Ulumul Quran (UQ) Al-Mustofa merupakan satu di antara pondok pesantren yang ada di Sumedang Jawa Barat tepatnya di Desa Citali Kecamatan Pamulihan.
Suasana khas pegunungan, turut menyelimuti Ponpes UQ lantaran berada di atas ketinggian. Udaranya yang sejuk, membuat para santri giat dalam belajar.
Ponpes Ulumul Quran Al-Mustofa memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan pondok pesantren lainnya.
Selain menyediakan pendidikan formal mulai dari jenjang SMP sampai dengan SMA, ponpes Ulumul Quran Al-Mustofa juga memiliki jenjang takhasus di pendidikan non-formal.
Karakteristik lainnya adalah, para santri yang ada, selain dibekali ilmu pendidikan formal, kajian pendalaman keagamaan juga turut dibekali bagi para santri.
Lebih lanjut, bagi mereka yang ada dijenjang SMP, mereka ditargetkan untuk hafal 10 juz Al-Quran.
Sementara itu, mereka yang berada dijenjang SMA, para santri ditargetkan untuk hafal Al-Quran 30 juz penuh.
Di lain sisi, santri yang termasuk dalam jenjang takhasus, mereka hanya fokus mengkaji ilmu keagamaan dan ilmu Al-Quran saja.
Sekadar informasi, Ponpes Ulumul Quran Al-Mustofa Sumedang dipimpin oleh Drs. KH. Asep Musthafa Kamal, M.Ag. Sementara itu, direktur pesantren dipimpin oleh KH. M. Rifat Al-Banna, S.Ag.
Baca Juga: 6 Potret Lawas Artis Bareng Anak, Wajah Sophia Latjuba Tidak Berubah
Sejak didirikan pada 10 Juli 2008 hingga 2022, kini tercatat lebih kurang sebanyak 500 orang santri yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia menuntut ilmu di sana.
Lebih lanjut, beragam prestasi baik tingkat nasional maupun internasional juga telah diraih oleh santri Pondok Pesantren Ulumul Quran Al-Mustofa khususnya dalam bidang kajian Al-Quran.(*)
Berita Terkait
-
Dikecam Panglima Santri, Ponpes yang Denda Santrinya Puluhan Juta Akhirnya Buka Suara
-
Akibat Pandemi, Jumlah Siswa Prestasi Penerima Penghargaan di DIY Turun
-
Polda Jawa Tengah Memberlakukan Sistem Poin Prestasi untuk Pelanggaran Lalu-Lintas
-
Jusuf Kalla: Pesantren Menentukan Masa Depan Indonesia
-
Fakta-Fakta Kasus Robot Trading Net89: Digunakan Buat Pesantren Atta Halilintar?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok