/
Selasa, 22 November 2022 | 19:34 WIB
Tangkap Layar Twitter

SuaraSumedang.id - Menilik gempa Cianjur yang telah terjdi pada Senin siang 21 November 2022 kemarin, gempa Cianjur diduga dipicu sesar tertua di Jabar

Gempa yang telah memporak porandakan salah satu wilayah Jawa Barat tersebut diyakini dipicu oleh Sesar Cimandiri yang membentang di wilayah Jawa Barat. Diungkapkan sesar ini adalah sesar yang sangat aktif di wilayah Jabar. 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya di suara.com, bila gempa Cianjur dengan kekuatan magnitudo 5.6 itu berpusat di Sukabumi

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Cimandiri," terang Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono pada Senin (21/11/2022) mengutip dari Suara.com

Diketahui Sesar Cimandiri melintas di wilayah empat kecamatan, antara lain Campaka, Cibeber, Bojongpicung hingga Haurwangi.

Sedangkan gempa Cianjur yang telah terjadi Senin lalu berpusat di Sukalarang, Sukabumi berdekatan dengan Kabupaten Cianjur. 

Sebelum gempa yang terjadi Senin (21/11/2022), gempa dengan kekuatan yang cukup besar dengan kekuatan magnitudo 5.1 telah terjadi pada tahun 2020 silam di Kabupaten Sukabumi hingga menimbulkan kerusakan di Kalapanunggal.

Lebih lanjut lagi BMKG menyebut Sesar Cimandiri adalah yang tertua di Jawa Barat dibandingkan sesar yang lainnya. 

Sesar Cimandiri terbagi menjadi tiga segmen yang mana dapat menimbulkan potensi gempa dengan kekuatan besar yang bervariasi. .

Baca Juga: Waspada! Gempa Susulan Masih Terus Terjadi Hingga Malam Ini di Cianjur

“Segmen pertama yakni Cimandiri di daerah Sukabumi dengan potensi gempa 6,7 magnitudo. Lalu segmen kedua yakni Cibeber di Kabupaten Cianjur dengan potensi gempa 6,5 magnitudo, dan terakhir segmen Sesar Rajamandala dengan potensi gempa 6,6 magnitudo,” mengutip dari suara.com. (*)

Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul “Terus Bergeser, Sesar Cimandiri Melintasi Empat Kecamatan di Cianjur”

Load More