SuaraSumedang.id - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika merasa geram dengan sikap suaminya, yakni Dedi Mulyadi yang kembali mangkir dari agenda sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta pada, Rabu (23/11/2022).
Sementara itu, Anne Ratna Mustika menyempatkan hadir di Kantor Pengadilan Agama untuk mengikuti proses sidang gugatan cerai, meski dirinya memiliki kesibukan sebagai Bupati Purwakarta.
Dengan absennya Dedi Mulyadi dalam sidang lanjutan itu membuat suasana kehidupan rumah tangga dengan Anne Ratna Mustika semakin tidak karuan.
Pasalnya, Anne Ratna Mustika menyayangkan agenda sidang lanjutan yang keenam dalam gugatan cerai terhadap suaminya harus ditunda oleh majelis hakim.
Hal itu, dikarenakan Dedi Mulyadi tidak dapat menghadiri sidang tersebut. Bahkan, Anne Ratna Mustika menyebutkan dua pengacara pihak tergugat tidak hadir.
Dengan alasan kedua kuasa hukum Dedi Mulyadi, dikatakan Anne Ratna Mustika karena memiliki tugas sidang di tempat yang lain.
"Akhirnya majelis hakim menunda sampai Minggu depan. Tetapi tadi, saya minta harus ada ketegasan karena ini kaitannya dengan komitmen," kata Anne Ratna Mustika, pada Rabu (23/11/2022) sesuai menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.
Kemudian Anne Ratna Mustika pun mempertanyakan konsekuensi kepada pihak yang tidak menghadiri agenda persidangan tersebut.
Lalu apakah kemudian kalau tidak datang melewatkan kesempatan yang sudah diagendakan dibiarkan saja.
Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Samarinda Melek RUU KUHP Melalui Pertunjukan Rakyat
"Kemarin majelis hakim tidak tegaskan dalam sidang sebelumnya, jadi hari ini tidak ada putusan apapun," tambah Anne.
Kemudian, sidang perceraian antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi akan dilanjutkan pada Minggu depan.
"Tapi tadi, bilamana Minggu depan pihak tergugat (Dedi Mulyadi) dan kuasa hukumnya tidak hadir. Kami meminta majelis hakim melanjutkan, artinya jawaban bantahan materi gugatan oleh tergugat bisa dilewatkan," katanya.
Di samping itu, Dedi Mulyadi mempunyai alasan tersendiri mengapa dirinya tidak menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.
Dedi Mulyadi menegaskan, saat ini dirinya tengah ada urusan yang bersifat mendesak. Yakni membantu korban musibah bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Hal tersebut diutarakan oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, dan memohon maaf kepada Anne Ratna Mustika.
"Mohon maaf, saya tidak bisa hadir di Pengadilan Agama. Fokus bantu saudara kita yang dilanda gempa," kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71.
Jauh sebelum itu, Dedi Mulyadi memang sempat menyatakan, bahwa mementingkan rakyat sudah seperti istri pertama baginya.
"Istri pertama saya itu rakyat, istri kedua di rumah (Anne Ratna Mustika)," kata Dedi Mulyadi dalam akun Instagramnya.
Terlebih, Dedi Mulyadi lebih sering berkeliling ke desa-desa untuk melihat kondisi masyarakat sambil menyerap aspirasi dan harapan mereka.
Apalagi, saat ini Dedi Mulyadi menjabat sebagai anggota DPR RI, tentu saja ketika ada warga yang tertimpa bencana alam, dirinya pun sigap untuk mendatangi mereka ke Cianjur.
Dalam kesempatannya, Dedi Mulyadi menyatakan, terjadi bencana alam gempa bumi yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Kabupaten Cianjur, harus menjadi bahan renungan, dan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi tata ruang.
"Peristiwa itu (gempa) harus menjadi bahan renungan kita untuk tidak ragu lagi kalau wilayah Cianjur dan sekitarnya harus melakukan evaluasi tata ruang," katanya.
Ia mengatakan, saat berada di daerah terparah yakni Cugenang, dirinya merasakan atmosfer kengerian saat gempa terjadi, dan berimbas pada ambruknya sejumlah bangunan.
Terlebih lagi, kata dia, kontur wilayah tersebut perbukitan yang berbatasan dengan daerah puncak Bogor.
Maka selanjutnya, pada Selasa (21/11/2022), Dedi Mulyadi pun langsung menuju daerah Kecamatan Cugenang yang merupakan titik terparah akibat gempa bumi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Mudik Gratis Pemkot Medan 2026 Segera Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran