SuaraSumedang.id - Berikut jadwal Piala Dunia 2022 hari ini, duel Portugal vs Ghana yang akan berlangsung di Stadion 974, Doha pada Kamis (24/11/2022) siaran langsung SCTV atau live streaming Vidio.com pukul 23.30 WIB.
Dalam pertemuannya sebagai laga pembuka di Grup H, kedua tim menjanjikan duel yang akan dipenuhi dengan atraksi menarik, karena mereka sama-sama memasang taktik menekan dan menyerang.
Portugal sendiri memasang skema 4-3-3, sedang Ghana mengimbanginya dengan skema 4-2-3-1. Bahkan, kedua tim lumayan sering bertemu.
Dalam Piala Dunia sendiri, Portugal sudah pernah bertemu dengan Ghana sekali saat Cristiano Ronaldo memastikan kemenangan 2-1 untuk Selecao dari Bintang Hitam di tahun 2014 silam.
Portugal pun masih berharap Cristiano Ronaldo mengulangi pencapain baik tersebut, sekalipun mereka mengetahui sang mega bintang ini tengah dalam kesulitan berkonsentrasi akibat perseteruan dengan klubnya, Manchester United.
Namun, pemain berusia 37 tahun itu, menyatakan fit dan siap diturunkan untuk menghadapi Ghana. Dia kemungkinan dipasangkan dengan Bernardo Silva dan Rafael Leao dalam formasi trio serangan.
Ketiga akan mendapat pasokan dan dukungan dari William Carvalho, Ruben Neves, dan Bruno Fernandes yang menempati lini tengah Portugal.
Perannya, Neves akan lebih berorientasi ke dalam demi melindungi barisan belakang, sedangkan Carvalho dan Fernandes akan lebih sering membantu serangan.
Di samping itu, pelatih Portugal Fernando Santos tampaknya agak kesulitan menurunkan antara Joao Cancelo dan Diogo Dalot yang harus menjadi starter sebagai bek kanan.
Baca Juga: Pertimbangkan Potensi Resesi 2023, Dispar Kota Yogyakarta Siapkan Antisipasi Ini
Namun, dia akan cenderung memilih Cancelo untuk mengapit duet bek tengah Pepe dan Ruben dia, bersama Raphael Guerreiro di posisi kiri.
Sedangkan, untuk kiper Diogo Costa lebih dipilih ketimbang Rui Patricio, meski ini pilihan yang sangat sulit untuk pelatih Fernando Santos.
Kubu Ghana
Demikian pula dengan pelatih Ghana Akufo Addo yang juga dihadapkan kepada pilihan yang sulit siapa yang harus diturunkan untuk starting melawan Portugal di Piala Dunia 2022.
Jelasnya, pelatih Si Bintang Hitam itu tidak akan terpikir untuk membangku cadangkan Thomas Partey, Kamaldeen Sulemana, Alexander Djiku, Andre Ayew, dan Inaki Williams.
Mereka semua akan masuk menjadi bagian dari sistem permainan yang mengadopsi pola 4-2-3-1 di mana dua gelandang bertahan menjadi sentral dalam permainan seperti ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?
-
Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Ketika Film Cerita Lila Menjadi Cerminan Luka Masa Kecil
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa