SuaraSumedang.id – Viral, dua orang terduga pelaku pelecehan seksual di Universitas Gunadarma dihakimi masa, mulai diikat di pohon, ditelanjangi hingga dicekoki air seni.
Video main hakim sendiri ini viral di twitter hingga tuai pro dan kontra. Ramai menjadi perbincangan di media sosial thread itu berisikan berbagai unggahan foto terduga pelaku pelecehan seksual diikat di pohon.
Ada dua laki – laki yang terlihat di hakimi pada thread tersebut. Selain diikat di pohon salah satunya di telanjangi bulat hingga tak ada sehelai kain pun digunakannya.
Kedua melakukan pelecehan seksual itu disiram dengan air, salah satu terduga pelaku dipelorotin celananya lalu dicekoki air warna kuning yang diduga air seni.
Sedangkan pelaku lain terlihat ditelanjangi dengan di sensor bagian vitalnya.
Terduga dua pelaku itu tampak ramai dikerubungi masa. Bak geram dengan aksi asusila itu, warga beramai – ramai hukum terduga pelaku dengan cara – cara yang tak lazim.
“Ga cukup main hakim sendiri diteanjangi sampe dicekoki air kenci*ing,” tulis pengunggah di thread twitter.
Unggahan itu pun kembali diunggah oleh beberapa akun di Instagram salah satunya @lambeturah_oficial.
Aksi main hakim sendiri ini menuai pro, kontra. Ada yang setuju ada pula yang berkomentar harusnya aksi main hakim tersebut tidak terjadi, apa lagi sampai mengarah pada bullying.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Wakil Presiden Republik Indonesia Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta?
“Sekarang gue tanya, trs apa bedanya kalian dengan si tersangka pelecehan seksual? Oke apa yang tersangka perbuat bukan menjadi pembenaran atas apa yang mereka lakukan dengan main hakim sendiri dan bullying gt.Ayolah kita punya Lembaga hukum, kita punya kepolisian kita punya pengadilan, knp ga langsung diserahkan yang berwenang,” unggahan story @solomondjadi, dilihat pada 13 Desember 2022. (*)
Sumber : insatgram @lambeturah_oficial
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Okan Buruk Ingatkan Victor Osimhen Cs Tetap Injak Bumi
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Europe Enchanting Best Sellers 2026: Produk Kamar Mandi & Dapur yang Paling Banyak Dipilih
-
Bule Inggris Ditangkap di Kuta, Simpan Kokain Senilai Rp6 Miliar di Kamar
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
Cek Harga Tiket Bus Sinar Jaya Lebaran 2026 dan Rutenya, Pelayanan Elite Tetap Irit
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: Cek Jam Magrib Tepat di Sini!