SuaraSumedang.id – Siapa yang tak kenal Maria Vania sang model yang memiliki paras cantik dan memiliki lekuk tubuh nan indah.
Maria Vania tak sungkan membeberkan kesukaannya dalam urusan bercinta yang lain dari kebiasaan perempuan.
Urusan bercinta , Maria Vania lebih senang dengan cara yang lebih kasar, digigit dan dijambak.
Hal ini turut diungkap sang model kelahiran 16 april 1991 kala dirinya menjadi bintang tamu di PODSKUY yang dipandu oleh Boris Bokir.
Kala itu sang host Boris Bokir langsung membicarakan ke hal yang sensitif dengan meberikan pertanyaan yang menjerumus ke kebiasaan hubungan intim.
"Dijambak, ditampar?" tanya Boris tiba-tiba, namun tak membuat Maria Vania itu lengah.
"Oh I like it (suka banget). Digigit sekalian," sahut Maria Vania sambil tersenyum.
Boris yang mendengar jawaban Vania hanya bisa cekikikan selama obrolan berlanjut.
Obrolan mereka berdua tambah lama tambah menjerumus ke pembahasan topik orang dewasa.
Baca Juga: Menanti Detik-detik Manuver PDI Perjuangan: Siapa Capres Pilihan Megawati?
Bahkan terungkap suatu hal yang tak disangka oleh publik, jika sang model tak menyukai pemanasan saat hubungan badan, pengenya langsungan dan Durasinya lama.
"Gue orangnya enggak sabaran. Ya enggak sih kalau itu (hubungan intim) harus lama, maksudnya langsung aja, tapi lama," kata Maria Vania mengutip kanal YouTube KUY Entertainment.
Bikin melongo, durasi yang diinginkn oleh Maria Vania selayaknya permainan sepak bola hingga mencapai 90 menit.
"Empat puluh lima menit kali dua sesi lah, (kayak pertandingan sepak) bola," katanya
Lantas apakah ada dampak dari keinginan seksual yang seperti diatas?
Dilansir dari Guardian, perilaku kasar terhadap alat kelamin seperti menggigit, mencabuk, memborgol hingga bisa membuat dorongan keras pada vagina atau dubur itu bisa saja terjadi kerusakan.
Bisa saja ringan, seperti laserasi atau robekan karena pendarahan yang berlebihan. Sampai bisa juga parah seperti kerusakan pada vulva, bibir vagina dan struktur luar vagina. Maupun kerusakan pada rektum atau kandung kemih.
Sebetulnya terdapat begitu banyak kasus yang terjadi atas kerusakan luas pada vagina, bahkan bisa jadi permanen.
Oleh sebab itu dianjurkan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan yang sah mengedepankan kepuasan yang lebih aman.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak