SuaraSumedang.id - Pelatih Borneo FC Samarinda, Andre Gaspar tidak menampik bahwa lini serang skuad Pesut Etam mandul.
Pasalnya, Borneo FC gagal meraih poin saat menantang Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor dalam jadwal Liga 1 2022-2023 pekan ke-20, Kamis (26/1/2023).
Skuad Pesut Etam dikalahkan Maung Bandung dengan skor 0-1, gol semata wayang diciptakan oleh David da Silva.
Namun, Andre Gaspar menilai penampilan anak asuhnya sudah bekerja keras untuk menciptakan peluang, tapi tidak ada gol yang dihasilkan Matheus Pato dan kawan-kawan.
"Pemain sudah bekerja keras mencari posisi dan menciptakan peluang. Tapi tidak ada gol yang bisa diciptakan," kata Andre Gaspar, dikutip dari laman Liga Indonesia.
Mengenai macetnya keran gol Borneo FC, Matheus Pato, juru taktik asal Brasil itu mengatakan, yang dialami striker-nya itu sebagai hal wajar dalam sepak bola.
"Mungkin Pato juga tidak tahu kenapa dirinya sulit untuk mencetak gol. Dulu dia selalu cetak gol setiap mendapat peluang, tapi inilah sepak bola. Terkadang pemain bisa mendapat momen bagus, terkadang tidak. Kuncinya kami harus evaluasi, dan bekerja lebih keras ke depannya," ucap Gaspar.
Kekalahan dari Persib itu, menambah panjang tren negatif Borneo FC menjadi empat laga terakhir di bawah komando Andre Gaspar.
Terakhir, Agung Pribadi dan kawan-kawan merasakan kemenangan adalah saat berjumpa Bali United, pada (15/12/2022) lalu.
Baca Juga: Mantan Kapten MU Sanjung Rashford yang sedang Haus Gol, Apa Kata Dia?
Rekor itu diperparah dengan rapor merah lini serang Pesut Etam. Dari empat laga terakhir, tim kebanggaan masyarakat Samarinda itu hanya mencetak satu gol saat bertemu PSM Makassar lewat kaki Stefano Lilipaly.
Menjalani pertandingan BRI Liga 1 selanjutnya, lini serang Borneo FC tampak seperti kehabisan bahan bakar.
Padahal dalam laga melawan Persib, Borneo FC cukup mendominasi. Terutama di awal babak kedua saat Pesut Etam unggul jumlah pemain dari sang tuan rumah.
Sayangnya, peluang demi peluang gagal dimaksimalkan untuk menjadi gol. Matheus Pato yang notabene top skor tim, seolah kehilangan sentuhan terbaiknya.
Sementara pemain Borneo FC, Fajar Faturrahman mengaku sudah berusaha maksimal di lapangan.
Tetapi, dia mengakui timnya banyak membuang peluang. "Ke depan kita harus lebih fokus lagi, dan bisa memaksimalkan setiap peluang menjadi gol," kata Fajar.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana