/
Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:07 WIB
Pertandingan BRI Liga 1 2022-2023 pekan ke-20 antara Persib vs Borneo FC di Stadion Pakansari dengan hasil skor 1-0. (Dok. Liga Indonesia.)

SuaraSumedang.id - Pelatih Borneo FC Samarinda, Andre Gaspar tidak menampik bahwa lini serang skuad Pesut Etam mandul.

Pasalnya, Borneo FC gagal meraih poin saat menantang Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor dalam jadwal Liga 1 2022-2023 pekan ke-20, Kamis (26/1/2023).

Skuad Pesut Etam dikalahkan Maung Bandung dengan skor 0-1, gol semata wayang diciptakan oleh David da Silva.

Namun, Andre Gaspar menilai penampilan anak asuhnya sudah bekerja keras untuk menciptakan peluang, tapi tidak ada gol yang dihasilkan Matheus Pato dan kawan-kawan.

"Pemain sudah bekerja keras mencari posisi dan menciptakan peluang. Tapi tidak ada gol yang bisa diciptakan," kata Andre Gaspar, dikutip dari laman Liga Indonesia.

Mengenai macetnya keran gol Borneo FC, Matheus Pato, juru taktik asal Brasil itu mengatakan, yang dialami striker-nya itu sebagai hal wajar dalam sepak bola.

"Mungkin Pato juga tidak tahu kenapa dirinya sulit untuk mencetak gol. Dulu dia selalu cetak gol setiap mendapat peluang, tapi inilah sepak bola. Terkadang pemain bisa mendapat momen bagus, terkadang tidak. Kuncinya kami harus evaluasi, dan bekerja lebih keras ke depannya," ucap Gaspar.

Kekalahan dari Persib itu, menambah panjang tren negatif Borneo FC menjadi empat laga terakhir di bawah komando Andre Gaspar.

Terakhir, Agung Pribadi dan kawan-kawan merasakan kemenangan adalah saat berjumpa Bali United, pada (15/12/2022) lalu.

Baca Juga: Mantan Kapten MU Sanjung Rashford yang sedang Haus Gol, Apa Kata Dia?

Rekor itu diperparah dengan rapor merah lini serang Pesut Etam. Dari empat laga terakhir, tim kebanggaan masyarakat Samarinda itu hanya mencetak satu gol saat bertemu PSM Makassar lewat kaki Stefano Lilipaly.

Menjalani pertandingan BRI Liga 1 selanjutnya, lini serang Borneo FC tampak seperti kehabisan bahan bakar.

Padahal dalam laga melawan Persib, Borneo FC cukup mendominasi. Terutama di awal babak kedua saat Pesut Etam unggul jumlah pemain dari sang tuan rumah.

Sayangnya, peluang demi peluang gagal dimaksimalkan untuk menjadi gol. Matheus Pato yang notabene top skor tim, seolah kehilangan sentuhan terbaiknya.

Sementara pemain Borneo FC, Fajar Faturrahman mengaku sudah berusaha maksimal di lapangan.

Tetapi, dia mengakui timnya banyak membuang peluang. "Ke depan kita harus lebih fokus lagi, dan bisa memaksimalkan setiap peluang menjadi gol," kata Fajar.(*)

Load More