/
Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:10 WIB
Reza Arap pernah mendapat ancaman akan dibunuh oleh haters (Instagram @ybrap)

SuaraSumedang.Id - Reza Arap ternyata punya pengalaman menakutkan akibat ulah seorang haters yang tidak menyukainya.

Reza Arap mengaku pernah mendapat ancaman pembunuhan dengan cara ditembak hingga membuatnya ketakutan.

Untungnya, ada seseorang yang membantunya, hingga sang haters tidak pernah mengancam akan membunuhnya lagi.

Pengalaman itu diungkapkan Rezap Arap di kana YouTube The Leonardo's yang digawangi Onadio.

"Mau ditembak, diancam mau dibunuh gue," kata Reza Arap.

Lewat bantuan seseorang, ia bisa bertemu dengan haters yang mengancam membunuhnya. Akhirnya masalahnya tuntas.

Tetapi ia sampai kini tidak tahu alasan sang haters ingin membunuhnya. Sebab ketika ditanya, sang haters hanya menyebutkan alasannya tidak suka.

Siapa yang membantu Reza Arap bebas dari ancama haters?

Dia ternyata Deddy Corbuzier. Reza dalam kanal itu mengaku sengaja meminta tolong Deddy Corbuzier karena dianggapnya bisa menyelesaikan masalahnya.

Baca Juga: KPK Pastikan Lakukan Penyelidikan kepada Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo, Jika Ditemukan Unsur Pidana Korupsi

Diceritakan, dimintai tolong oleh Reza, Deddy tidak tinggal diam. Berkat jaringannya, orang yang mengancam Reza Arap berhasil ditemukan Deddy.

Ketika menemukan pelaku, Deddy mengaku kaget, karena ancaman itu bukan isapan jempol semata. Pengancam ternyata sunguh-sungguh, dibuktikan dengan ditemukannya pistol dan pelurunya di rumahnya.

Hanya saja ketika ditanya alasan mau membunuh Reza Arap, sang pelaku tidak memberikan alasan jelas. Ia hanya menyebutkan karena "nggak suka aja".

Ancaman kepada Reza Arap akhirnya berhenti, setelah Reza dan Deddy mendesak pelaku membuat pernyataan yang isinya menyebutkan apabila terjadi apa-apa dengan Reza Arap, orang itu akan jadi tertuduh.

Surat pernyataan tersebut, katanya, dibuat di studio "Hitam Putih, karena pelakunya ada bersama Deddy.

Sampai sekarang, haters itu tidak pernah mengancam Reza Arap lagi.***

Load More