SuaraSumedang.Id - Yang namanya sihir, santet atau tenung, sebenarnya ilmu lama, berkembang ribuan tahun lalu di jaman Firaun.
Sejatinya di jaman serba modern sekarang, sihir, santet atau tenung itu sudah tidak digunakan lagi.
Namun ternyata, menurut beberapa sumber, sekarang masih ada orang yang mempelajari hingga mahir ilmu sihir, santet atau tenung.
Orang tersebut, biasanya sering dimintai tolong oleh "pasien"nya untuk menyihir, menyantet siapun yang tidak disukai atau menjadi penghalang.
Menurut informasi, yang masih menggunakan santet, sihir atau tenung adalah orang yang kalah atau takut kalah dalam bisnis, yang sakit hati, dll.
Merasa tidak bisa membalas secara langsung, dia kemudian menggunakan jalan halus berupa sihir, santet atau tenung.
Dia tak peduli walaupun santet termasuk perbuatan dosa besar atau musyrik. Yang penting keinginannya tercapai.
Nah jika kita merasa terkena sihir, santet atau tenung, dengan tanda seperti mendadak muntah darah, perut sangat mulas, demam dengan tanpa sebab yang jelas, kita jangan membalas dengan perbuatan serupa.
Yang perlu dilakukan adalah dengan membaca amalan doa penangkal yang dianjurkan dan bersumber dari hadis Rasulullah.
Baca Juga: Sumbu Filosofi Siap Disidangkan, Pemda DIY Tunggu Kepastian UNESCO
Adapun amalannya, sebagaimana dikutip dari buku "Risalah Doa" karya Wawan Shofwan Sholehuddin adalah sebagai berikut, yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ahmad.
Latin, "Bismillahilladzi La Yadhurru Ma'asmihi Syaiun fil Ardhi waLa fis Sama'i wa Huwas Sami'ul 'Alim".
Artinya, "Dengan menyebut nama Allah bersama seluruh asma-Nya, tidak ada apapun yang dapat membinasakan di bumi dan langit, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui."
Selain itu, disarankan pula membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat fardhu, membaca Al Falaq dan An Nas (3 kali) setelah sholat Subuh dan Maghrib, atau membaca surat Al Baqarag ayat 284-286.
Demikianlah. Semoga bermanfaat!***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api
-
5 Pilihan Hair Mist Bikin Rambut Segar dan Bebas Bau Matahari
-
IHSG Masih Semringah Hari Ini, INET dan KIJA Meroket
-
Asap dari Pelalawan ke Pekanbaru, Bikin Jarak Pandang Menurun
-
Dari Tiang Bambu hingga Merah Putih, Kisah Kecil di Balik Momen Kemerdekaan
-
APNI Minta Bursa Mineral Prioritaskan Produsen Nasional dan Transaksi Fisik