SuaraSumedang.id – Cobain, 2 resep makanan untuk sahur dan buka puasa yang mudah dan simple, tapi tetap lezat.
Terkadang untuk menentukan menu berbuka puasa sekaligus sahur menjadi kebingungan tersendiri.
Kali ini, ada rekomendasi dua menu masakan istimewa yang mudah dan praktis untuk diolah maupun disajikan.
Jadi, biar tidak bingung lagi, yuk, intip dua resep rekomendasi menu makanan dari kanal YouTube Tri Pujis yang diunggah pada Jumat (24/3/2023).
Resep pertama ‘Perkedel Kentang’
Bahan-bahan: siapkan 500 gr kentang, goreng sampai matang. Siapkan juga 3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih. Sediakan juga ½ sdt kaldu bubuk, sejumput lada, ½ sdt garam, 2 butir telur untuk menggoreng, 1 batang seledri, dan 1 lagi butir telur.
Cara memasak: Ulek sampai halus 3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih goreng. Kemudian haluskan juga 500 gr kentang yang sudah digoreng. Masukkan bumbu halus, 1 batang daun seledri yang sudah dipotong-potong, ½ sdt kaldu bubuk, sejumput lada bubuk, ¼ sdt garam, lalu aduk rata. Setelah itu, bentuk adonan pekedel tersebut.
Masukkan ke dalam wadah tertutup, simpan dalam freezer, keluarkan saat ingin menggoreng.
Sebelum digoreng, baluri pekedel dengan kocokan telur. Goreng ke dalam minyak panas.
Resep Kedua “Tumis Jamur Pokcoy”
Bahan-bahan: 250 gr jamur tiram, 1 bonggol pokcoy, 3 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih, 5 buah cabai merah keriting dan 3 buah cabai rawit, ½ sdt gula dan ½ sdt garam, serta sejumput penyedap rasa.
Cara memasak: Iris-iris 1 bonggol pokcoy. Iris tipis bawang merah dan bawang putih. Potong serong cabai merah keriting dan cabai rawit. Panaskan minyak secukupnya, lalu masukkan irisan bawang merah dan bawang putih, tumis hingga harum. Selanjutnya, masukkan cabai, tumis hingga layu. Masukkan jamur tiramnya, tumis juga smpai layu. Tambahkan ½ sdt gula dan ½ sdt garam, sejumput penyedap rasa, lalu aduk rata. Terakhir, masukkan pakcoy, tumis kembali hingga matang. Sajikan. Selamat mencoba!
Sumber : YouTube Tri Pujis
Tag
Berita Terkait
-
Chelsea FC Umumkan akan Melaksanakan Buka Puasa Bersama di Stadion Stamford Bridge
-
Wajib Tahu! Ini 4 Kegiatan Bermanfaat antara Buka Puasa dan Salat Tarawih
-
5 Bahaya Terlalu Sering Minum Teh Manis saat Berbuka, Memicu Asam Lambung!
-
Sering Buang Air Kecil Setelah Sahur? Hati-hati Tanda 4 Kondisi Medis Berbahaya
-
Chef Arnold Poernomo dan Tretan Muslim Bikin Heboh Plaza Balai Kota Solo: Demo Masak hingga Bagikan 1.000 Makanan Gratis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan