SuaraSumedang.id - Tidak terasa puasa sudah berjalan hampir seminggu, suasana bulan ramadhan membuat larut dalam menjalankan ibadah puasa.
Namun apakah puasamu sudah benar?karena bisa saja kamu tidak mendapatkan pahala ketika puasa. Seperti yang disampaikan Ustdz Adi Hidayat di kanal Yotube Adi Hidayat Official.
“Nabi pernah menegaskan tidak sedikit dari orang-orang yang puasa itu tidak mendapati apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan haus” kata Ustadz Adi Hidayat.
Jadi kalau kita ingin mendapatkan keistimewaan dan lulus dari puasa, indikatornya adalah puasanya harus ditunaikan berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT.
Ustadz Adi Hidayat berkata jika puasa ditunaikan dengan benar maka akan menghasilkan perisai yang menyatu dengan jiwa kita karena setiap kali kita beribadah akan membentuk karakter-karakter kebaikan. Puncaknya adalah Taqwa dan Taqwa itu ada 2.
Satu menunaikan perintah Allah dan kedua meninggalkan larangan Allah. Sehingga ketika kita sudah taqwa maka kita dijauhkan dari perbuatan maksiat.
“Ramadhan kita tingkatkan sholat agar mencegah berbuatan maksiat. Keadaan yang diri terjaga karena kebaikan ini secara otomatis terhindar dari keburukan. Hal itu disebut Junnah, seakan tubuh punya perisai yang menepis hal-hal yang buruk”
Pemberian Junnah itu menandakan bahwa ibadah puasa kita berhasil. Seringlah berightifar untuk menjauhkan dari maksiat dan kemudian perbuatan baik meningkat
Sumber: Youtube Adi Hidayat Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026