SuaraSumedang.id - Setelah kepulangan Erick Thohir dari Doha untuk menemui Presiden FIFA. Erick langsung menyerahkan surat dari Presiden FIFA Gianni Infantino
“Alhamdulillah saya telah bertemu dengan Bapak Presiden. Melaporkan secara detail hasil meeting Presiden FIFA dengan saya di Doha kemarin. Saya membawa surat dari Presiden FIFA yang saya langsung berikan kepada Bapak Presiden dan tentunya setelah membaca surat tersebut. Bapak Presiden langsung menginstruksikan saya 2 hal”
Satu segera membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia. Ini harus selesai dan harus segera disampaikan ke Presiden FIFA. Kedua Pak Jokowi menginstruksikan untuk segera kembali membuka pembicaraan untuk kita menjadi bagian keluarga besar FIFA.
Total member FIFA sendiri berjumlah 216 termasuk Indonesia. Erick Tohir menegaskan akan memastikan transformasi sepak bola itu terjadi. Dia juga akan bekerja keras agar Indonesia tidak mendapatkan sanksi.
Pihak FIFA sedang mempelajari dan mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya sedang menunggu undangan dari FIFA yang sedang rapat FIFA Council. Dilansir dari Youtube PSSI TV, wartawan menanyakan penyebab dibatalkan dan sanksi untuk Indonesia.
“Sanksi terberat yan tentu tidak kita harapkan, seperti tidak bisa ikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia. Hal ini akan menjadi sebuah kemunduran sepak bola Indonesia. FIFA ini kan otoritas tertinggi sepak bola di dunia. Tentu dengan keberatan-keberatan yang sudah disampaikan.” Jelas Erick Thohir, Jumat (31 Maret 2023).
Selain itu Erick Thohir juga menjelaskan bahwa FIFA melihat ini sebuah intervensi. Banyak sekali FIFA menghukum intervensi government.
Di sini juga bentuknya intervensi dan di dalam tentu host kontrak sebagai Negara dan host city itu yang ditandatangan, itu kita menjamin keamanan salah satunya. Itu tentu menjadi pertimbangan FIFA. Khusus untuk ada sanksi ringan, administrasi dan pergantian.
Pertanyaan tentang penyebab dibatalkannya Drawing Piala Dunia tidak dijawab gambling oleh Ketua PSSI itu. Ia hanya tentang keamanan peserta dan sanksi yang mungkin akan ditanggung oleh Indonesia*
Sumber: Youtube PSSI TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Prancis, Irak Siap Hadirkan Kejutan Bersejarah
-
5 Minuman yang Bisa Kendalikan Tekanan Darah
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Menakar Ego, Hak Cipta, dan Harmoni yang Hilang di Film Power Ballad
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas