SuaraSumedang.id - Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023, mengundang reaksi komika, Mamat Alkatiri.
Mamat bersama Riphan Pradipta dan Haryanto Prasetyo dalam podcastnya membahas tentang keputusan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Menurut Mamat, keputusan FIFA tentang pembatalan Piala Dunia U20 ini, multitafsir. Karena ada hal yang tidak dijelaskan detil oleh FIFA.
“Sebenernya transparansi dibutuhkan dari PSSI. PSSI bukalah ini sebenernya situasi ini karena apa?” kata Mamat dalam podcast tersebut.
Jika pembatalan Piala Dunia U20 karena Israel, Mamat mengungkapkan pendapat pribadinya.
“Pendapat pribadi saya, gelombang penolakan Israel itu kecil, karena tidak ada demo dimana-mana, atau rusuh, tidak. Tapi potensinya ada,” ucap Mamat.
Tetapi catatan-catatan lain juga bisa menjadi sorotan, semisal infrastruktur, tragedi kanjuruhan, dan lainnya.
“Ini jadi berkaitan, ada potensi bahaya, kecil tapi punya potensi. Infrastruktur stadion, standar keamanan di stadion, ditambah pernah terjadi tragedi kanjuruhan, secara analisa apakah semua sudah siap untuk menahan potensi-potensi itu,” kata Mamat.
Mamat menambahkan, kalau Indonesia tidak ada hubungan diplomatik dengan Israel
Baca Juga: Presiden Jokowi: Mohon Maaf Saya Tak Bisa Mengungkap Isi Surat FIFA
“Bahwa memang tidak ada hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia. Kalo saya sebagai penikmat bola, Israel maen saya setuju-setuju aja, pemerintah setuju ngga? Pemerintah punya peraturan sendiri, dalam segala lini dalam segala aspek, kita tidak bisa bekerjasama dengan Israel,” ucapnya.
“Israel tidak bisa mengibarkan bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan, FIFA bolehkan ngga? Kalau FIFA tidak bolehkan, berarti Israel tetap datang kesini dengan mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia melanggar peraturannya sendiri, karena ada Permenlunya,” lanjutnya.
Mamat juga menambahkan, kegaduhan penyelenggaraan Piala Dunia U20 ini menjadi ranah abu-abu bagi pemerintah, secara regulasi pun menjadi susah karena ada aturan Permenlu, yang mana aturan ini sudah ada sebelum keikutsertaan Israel di Piala Dunia U20. PSSI hanya mengurusi sepakbola dengan mengikuti aturan FIFA.
“Kita ribut-ribut sampai kapanpun, kalo aturan ini tidak dicabut, ya memang tidak bisa, kalau pun naik ada orang akan gugat. PSSI hanya urusi sepakbola meskipun ada politiknya dikit-dikit tetapi mereka memakai aturan FIFA,” ucapnya. (*)
Sumber: YouTube Sport 77 Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026