SUARA SUMEDANG - Memasuki bulan Syawal, ada baiknya jangan melewatkan amalan yang memiliki keutamaan besar jika dilaksanakan, yaitu puasa 6 hari bulan Syawal.
Dijelaskan Ustadz Khalid Basalamah, Nabi Muhammad SAW bahkan menerangkan keutamaan puasa 6 hari bulan syawal ini berkaitan dengan puasa setahun penuh.
"Di antara yang sangat dianjurkan setelah puasa Ramadhan adalah melanjutkan dengan puasa 6 hari bulan syawal," kata Ustadz Khalid Basalamah.
"Kata Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, siapa yang berpuasa Ramadhan sebulan penuh lalu diikuti dengan enam hari bulan syawal, maka sama dengan puasa selama setahun penuh," tambahnya.
Ganjaran ini menurutnya bisa dibayangkan seperti seorang pegawai yang bekerja satu bulan penuh, kemudian bekerja kembali 6 hari di bulan berikutnya, maka akan mendapat gaji 12 bulan atau setahun penuh.
"Kira-kira bagaimana keadaan pegawai tersebut?" tanya Ustadz Khalid Basalamah.
"Tidak harus kerja 12 bulan, tapi cukup dengan 1 bulan 1 pekan, dia sudah mendapatkan gaji 1 tahun. Kurang lebih seperti itu rasionalnya," tambah Ustadz Khalid.
Lebih lanjut, Ustadz Khalid pun mendorong agar dapat melaksanakan puasa 6 hari bulan syawal ini, agar mendapatkan ganjaran yang besar.
"Perut Anda sudah terbiasa, jiwa Anda sudah terbiasa dengan puasa, maka jangan sampai meninggalkan puasa ini," ujar Ustadz Khalid Basalamah menekankan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah