SUARA SUMEDANG - Berikut ini adalah cek fakta yang akan membahas, KPK sita puluhan miliar uang haram AKBP Achiruddin.
Hal tersebut diunggah di kanal YouTube AGENDA NUSANTARA yang berjudul 'KAPOLRI BONGKAR SINDIKAT BBM ILEGAL AKBP ACHIRUDDIN JUGA SEORANG PERWIRA POLISI'
Menurut narator, anggota Komisi 3 DPR RI Santoso meminta Komisi Pemberantasan Korupsi KPK tidak berhenti hanya pada pemeriksaan AKBP Aciruddin Hasibuan saja.
Namun, juga membongkar kemungkinan adanya pihak lain yang juga bagian atau memiliki harta kekayaan yang tidak sesuai dengan profil pekerjaannya.
Santoso mengapresiasi langkah KPK yang bergerak cepat dalam merespon penelusuran dari laporan LHKPN.
Serta meminta Kapolri Jenderal Sigit Sulistyo, untuk melakukan evaluasi dan mengingatkan dan terus memantau anggotanya untuk tidak bersikap koruptif.
Selain itu, dia meminta publik untuk berperan aktif untuk tidak segan melaporkan temuan para pejabat yang diduga memiliki harta kekayaan yang tidak wajar.
Humas PPATK menjelaskan adanya transaksi miliaran rupiah dari rekening AKBP Achiruddin.
Deputi bidang penindakan dan monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Pahala Nainggolan mengatakan, KPK telah mulai mengumpulkan data dari perbankan dan Badan Pertahanan Nasional BPN terkait AKBP Achiruddin.
Baca Juga: Marshanda Curhat di YouTube, Netizen: Tetap Semangat Cha
Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara LHKPN yang terakhir kali diserahkan Achiruddin ke KPK pada 24 Maret 2021.
Pelaporan awal menjabat sebagai Kanit satu subjek satu Res narkoba Polda Sumut Akhiruddin tercatat hanya memiliki harta 467 juta rupiah.
Cek fakta
Dalam sepanjang video tersebut, narator tidak menunjukkan bukti yang valid jika KPK menyita uang puluhan miliar dari AKBP Achiruddin.
Maka dari itu, berita tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.(*)
Berita Terkait
-
Marshanda Curhat di YouTube, Netizen: Tetap Semangat Cha
-
CEK FAKTA: Detik-Detik Pengakuan Salsabila Membuat Iis Dahlia Histeris, Benarkah?
-
Pilpres 2024, Airlangga Beri Isyarat Golkar Fokus Bangun Koalisi Besar dari Partai yang Sudah Terbentuk
-
CEK FAKTA: Orang Istana Beri Dukungan Anies Baswedan di Pilpres 2024 hingga Rencana Ganjar Ditolak Jokowi
-
CEK FAKTA: Adu Pengetahuan Dikta vs El Rumi, Siapa yang Lebih Pintar?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode