SUARA SUMEDANG - Kabar penyanderaan terbaru terhadap 4 karyawan PT IBS di Okibab, oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua menuai sorotan.
Diketahui penyanderaan itu dilakukan dengan juga permintaan agar KKB Papua itu dapat diberi tebusan senilai Rp500 juta.
Sebelumnya kasus penyanderaan juga dilakukan oleh KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya terhadap pilot Susi Air, yakni Philip Mark Mehrtens.
Terbaru terdapat kabar mengejutkan soal bantuan pasukan yang dikirimkan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) untuk menangani KKB Papua.
Seperti dibagikan channel YouTube Pintu Istana, terdapat narasi yang menyatakan Habib Rizieq kirim pasukan ke Papua untuk lawan KKB Papua.
Dalam sampul unggahan video, tertulis 'Rizieq Bawa Pasukan ke Papua. Siap Bunuh Komplotan KKB Egianus CS Hari Ini'.
Benarkah Habib Rizieq mengirimkan pasukan untuk membantu penanganan KKB Papua hari ini? Simak penjelasan berikut:
Setelah dilakukan penelusuran terkait pengiriman pasukan oleh Habib Rizieq ke Papua untuk lawan KKB ternyata tidak benar.
Baca Juga: Bantah Jadi Orang Ketiga, Intip Bisnis Hana Hanifah, Bisa Hasilkan Cuan Rp. 50 Juta Per Bulan
Video berdurasi 8 menit 5 detik itu di dalamnya tak ada data faktual atau valid yang menjelaskan Habib Rizieq kirim pasukan ke Papua.
Sebab itu dapat disimpulkan bahwa kabar pengiriman pasukan ke tanah Papua oleh HRS merupakan berita bohong atau hoax.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati