SUARA SUMEDANG - Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua baru-baru ini berulah lagi, melakukan penyanderaan terhadap empat karyawan PT Inti Bangun Sejahtera (IBS).
Kabar penyanderaan oleh KKB terbaru ini semakin menambah daftar sipil yang jadi korban dalam konflik di Papua.
Sebelumnya kapten pilot Susi Air, yakni Philip Mark Mehrtens juga disandera oleh KKB dan hingga kini masih belum berhasil diselamatkan.
Kabar mengejutkan lain kini tim gabungan TNI-Polri dikabarkan telah menembak setidak empat anggota KKB Papua.
Penembakan empat tersangka anggota kriminal itu dilakukan di tempat hingga penuntasan dengan cara dikubur hidup-hidup.
Hal ini seperti dibagikan kabarnya oleh akun YouTube Pintu Istana dengan unggahan video berjudul ''KKB TAMAT!! GENG EGIANUS CS DITEMBAK SADIS SAMPAI TEWAS?'.
Selain itu dalam sampul video, terdapat narasi teks seperti 'Dikubur Hidup-Hidup. 4 Anggota KKB Ini Di Dorr Langsung Ditempat'.
Lantas benarkah kabar penembakkan terhadap KKB Papua hingga dilakukannya penguburan hidup-hidup tersangka? Berikut penjelasannya:
Cek Fakta
Baca Juga: 5 Tindak Tanduk PSI Daftarkan 580 Bacaleg: No Napi Koruptor, Ade Armando Ikut Nongol
Setelah ditelusuri kebar terkait penembakan KKB Papua dan penguburan hidup-hidup ternyata tidak benar adanya.
Dalam video berdurasi 8 menit 5 detik itu tidak ada informasi yang dibagikan terkait data faktual kebenaran klaim tersebut.
Narator dalam video salah satunya membahas soal dukungan tokoh pemuda orang asli papua terkait penyelesaian konflik terhadap KKB Papua.
Sebab itu dapat disimpulkan bahwa kabar terkait penembakkan di tempat sejumlah anggota KKB Papua hingga penguburan hidup-hidup merupakan berita palsu, bohong atau hoax.(*)
Berita Terkait
-
Tes Psikologi: Gambar Pertama Dilihat dapat Ungkap Kejelasan Pikiran Seseorang, Temukan Jawabannya di Sini!
-
Tes Psikologi: Cara Anda Menghadapi Masalah dapat Terungkap! Gambar Pertama Dilihat akan Memberi Jawabannya
-
CEK FAKTA: Iis Dahlia Ditangkap dan Terancam Ditahan Gegara Kesaksian Palsu, Benarkah?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M