SUARA SUMEDANG – Ditengah keseruan pertandingan semifinal Antara Indonesia vs Vietnam, Arhan Pratama mendapatkan kartu merah. Alhasil Arhan menuai banyak hujatan dari netizen tanah air.
Membuat bek kiri Timnas Indonesia U-22 Pratama Arhan meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapatkan kartu merah, yang sebelumnya pernah menerima kartu kuning yang kedua kalinya.
Arhan mendapati kartu merah saat memasuki menit ke-60 akibat melanggar Nguyen Duc Phu pemain Vietnam bernomor 10.
Sebuah akun YouTube @Entertaiment – Mediacorp Membagikan momen Arhan yang melakukan pelanggaran dan berujung dapat kartu merah.
Video tersebut berdurasi 1 menit 16 detik memperlihatkan reaksi kecewa dari Arhan serta melakukan aksi protes kepada wasit. Pada akhirnya, Arhan keluar dari lapangan tersebut dengan perasaan yang campur adk. Rela tak rela.
"Saya bilang ke dia, kemenangan ini adalah kemenangan bersama walaupun semua bisa terjadi di lapangan," kata Indra Sjafri menenangkan perasaan Arhan yang campur aduk.
Kehilangan Arhan ini membuat pondasi timnas Indonesia menjadi rapuh karena kehilangan pemain terbaik dan berkontribusi dalam mencetak gol oleh beberapa rekan timnya.
Dengan keluarnya Arhan dari tim Vietnam U22 pun sukses memanfaatkan keunggulan tersebut dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-79, setelah Bagas Kaffa melakukan gol bunuh diri.
Meskipun Arhan tak bermain di semifinal, Indra tidak khawatir akan kehilangan lemparan khas yang menyeruput Tokyo Verdadi, tersebut. Indra Sjafri, pelatih timnas U22 Indonesia mengaku memiliki pengganti yang diprediksi berpotensial. "Gak ada Arhan pun ada Haykal. Kita gak pernah bedakan antara Arhan dan Haykal" Ujar Indra menambahkan.
Baca Juga: Berani Aborsi Berkali-kali Karena Kasihan Dengan Anak SMA
Meski begitu, Indra merasa sangat kecewa dengan tindakan wasit yang memberi Arhan kartu merah. Namun, semua itu tidak dipermasalahkan terlalu lama oleh Indra. Sebab, dalam pertandingan segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk pemberian kartu. "Saya pikir regulasi tidak membolehkan, tapi setelah ini tim kami sedang baca regulasinya apakah ada pemutihan," ucap pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri.
Namun, Pada akhirnya Timnas U22 Indonesia berhasil ke babak final berhadapan dengan Thailand yang menyingkirkan Myanmar pada babak semifinal di 3 - 0.
Berikut Jadwal Final Sea Games 2023
Indonesia vs Thailand
Olympic Stadium
Selasa, 16 Mei 2023
19.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang
-
APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun
-
Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia