Suara.com - Dalam sepak bola, penonton disebut sebagai pemain ke 12 sebagai penentu kemenangan untuk 11 pemain. Ada juga pemain ke-13 untuk menjaga mental. Pemain ke-13 itu ada psikolog.
Official Timnas Indonesia mengerahkan tim psikolog untuk menjaga mental 11 pemain garuda muda jelang kontra lawan Thailand di final SEA Games 2023.
Manajer Timnas Indonesia Sumardji menjelaskan jika tim psikolog timnas sifatnya melekat ke pemain.
"Jadi memang di event SEA Games ini kami mendapatkan tambahan kekuatan di dalam tim yaitu psikolog. Yang memang itu saran dari pak Ketum dan Waketum supaya melekat kepada tim," kata Sumarji di Kamboja, Senin hari ini.
Menurut Sumarji, kondisi pemain dalam kondisi baik. Terlebih didampingi psikolog.
"Hasilnya cukup baik. Paling tidak yang bisa kami rasakan adalah menguatkan mental anak-anak di samping mental itu bagian evaluasi selama saya membawa Timnas sama STY dan sekarang," kata Sumardji.
"Adanya penguatan mental dari psikolog, saya bisa kolaborasi dan yakinkan ke pemain. Intinya kalau mental itu benar-benar digembleng dan dirasakan nyaman, mereka bisa berjuang untuk bangsa dan sudah dibuktikan lawan vietnam 10 lawan 11."
Tim nasional Thailand U-22 menantang timnas Indonesia U-22 di final cabang olahraga sepak bola SEA Games 2023 Kamboja setelah menang 3-0 di babak semifinal melawan Myanmar di Stadion Olympic, Phnom Penh, Sabtu malam.
Gol kemenangan Thailand dicetak oleh tiga pemain berbeda yaitu Terasak di menit ke-39, Leon James di menit ke-84, dan Anan Yodsangwal di injury time babak kedua.
Baca Juga: Strategi Indra Sjafri Berjalan Mulus, Timnas Indonesia Hancurkan Thailand di Final SEA Games 2023?
Hasil ini membuat Thailand melaju ke babak final melawan Indonesia yang baru saja menang secara dramatis dari Vietnam dengan skor 3-2 untuk memperebutkan medali emas cabang olahraga sepak bola SEA Games 2023.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Myanmar harus puas memperebutkan medali perunggu dengan melawan Vietnam di laga selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia