SUARA SUMEDANG-Cek fakta kali ini akan melihat kebenaran dari kabar yang mencatut nama Surya Paloh dan Anies Baswedan.
Dalam kabar tersebut dituliskan jika Surya Paloh telah berbalik arah dalam mendukung Capres 2024.
Bahkan dalam kabar tersebut dijelaskan jika NasDem mendadak mencabut dukungannya untuk Anies Baswedan.
Kabar tersebut pertama beredar dari video yang diunggah YouTube BENTENG ISTANA pada baru-baru ini.
Video tersebut diberikan judul: SURYA PALOH BERBALIK ARAH, MENDADAK NASDEM CABUT DUKUNGAN UNTUK ANIES.
Unggahan tersebut berisi cuplikan dari potongan video yang tidak berkaitan peristiwanya.
Kemudian video juga dibarengi dengan narasi suara dari pengunggah video.
Narator membahas tentang elektabilitas dari Ganjar yang naik dibandingkan dengan Anies Baswedan dan capres lainnya.
Menurutnya ada tiga bakal calon capres yang namanya selalu menghiasi berbagai survei diantaranya Ganjar, Prabowo dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Christian Sugiono Tampak Gelagapan Saat Jawab Soal Perselingkuhan, Netizen: Keceplosan?
Dari keseluruhan video tidak ditemukan bukti kuat jika Surya Paloh berbalik arah dalam memberikan dukungan pada capres yang diusungnya.
Kemudian tidak ditemukan bukti kuat jika NasDem mendadak mencabut dukungannya pada Anies Baswedan.
Sehingga bisa disimpulkan jika video tersebut mengandung konten berita bohong atau hoaks.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa