SUARA SUMEDANG - Jelang bergulir kompetisi Liga 1 2023/2024, Bobotoh sampaikan aspirasi kepada manajemen Persib Bandung.
Penyampaian aspirasi itu dilakukan dalam sebuah acara yang bertajuk “Mapag Liga 1 Ngariung Ngobrolkeun PERSIB” di Gor C-Tra Arena, Bandung pada Minggu (28/5/2023).
Selain dihadiri oleh ratusan Bobotoh, di acara tersebut hadir Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono, Direktur Komersial, Gabriela Witdarmono, Direktur Operasional Iskandar Kunaefi dan Kapten Persib Bandung, Achmad Jufriyanto.
Bobotoh dalam acara tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi, dari mulai ticketing, flare, keamanan juga kenyamanan stadion, pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) hingga soal tim dan pemain baru Persib.
Hal awal yang disoroti oleh Bobotoh ialah sistem ticketing. Seorang Bobotoh bernama Dewi menyatakan dukungan atas penjualan tiket secara online. Ia mengatakan kesempatan untuk mendapat tiket sama buat seluruh Bobotoh.
Ia juga mengungkapkan jika menjadi merasa nyaman dan aman dengan sistem penjualan tiket online.
"Kami setuju dan mendukung dengan sistem tiket yang sudah berjalan sejauh ini," kata Dewi saat berdialog dengan PERSIB, dikutip Suara Sumedang dari laman PERSIB (29/5/2023).
Kemudian, Bobotoh menyoroti soal kenaikan harga tiket, yang mereka rasa tak masalah. Mereka menyampaikan, jika kenaikan harga harus disertai dengan peningkatan kualitas fasilitas mulai dari toilet hingga tempat ibadah.
Direktur Komersial Persib, Gabriela Witdarmono memberi tanggapan perihal peningkatan fasilitas di stadion.
“Visi kita sama, ingin PERSIB lebih baik. Terkait fasilitas di GBLA, kunci utamanya adalah pengelolaan supaya bisa lebih baik lagi. Kita ingin lebih nyaman untuk tempat ibadah, toilet dan fasilitas lainnya," kata Gabby.
Lalu, flare juga menjadi sorotan. Seorang Bobotoh asal Jakarta bernama Rendi menyampaikan persoalan flare yang masih dinyalakan di dalam stadion pada saat pertandingan.
Ia melihat jika menyalakan flare saat pertandingan akan sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya.
Rendi meminta PERSIB sebagai panitia penyelenggara pertandingan untuk memperketat sistem keamanan dan mengedukasi soal bahaya flare.
Direktur Operasional, Iskandar Kunaefi menanggapi juga menjelaskan soal sisi pengamanan pertandingan.
“Panpel (panitia pelaksana) sudah berupaya maksimal melalui tahapan body cheking di setiap pintu masuk,” kata Iskandar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: 7 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Jumbo, Update Harga iPhone
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League