SUARA SUMEDANG - Usai viral video syur mirip Rebecca Klopper viral di media sosial beberapa waktu lalu, nama Fadly Faisal dan Rizky Pahlevi ikut terseret.
Pasalnya, dalam video syur 47 detik tersebut wanita mirip Rebecca Klopper terlihat membuka sebagian baju sambil terlentang.
Kemudian, pemeran perempuan dalam video asusila tersebut tengah mengemut 'ice cream' milik pemeran pria yang tak diketahui identitasnya.
Setelah nama mantan pacar Rebecca Klopper, Rizky Pahlevi tertuduh sebagai pemeran pria dan disebut sebagai pengancam sang artis, kini angkat bicara.
Rizky Pahlevi pun menjawab tudingan memeras Rebecca Klopper dengan ancaman bakal menyebar video asusila di 2022 lalu.
Bantahan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Rizky Pahlevi, Sugeng Teguh Santoso, pada Senin (29/5/2023).
Dalam keterangannya, Teguh mengutip Surat Perintah Penyidikan yang diterbitkan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 28 Oktober 2022.
Dalam surat tersebut, tersangka dalam kasus pemerasan terhadap Rebecca Klopper diklaim bukanlah Rizky Pahlevi meski inisialnya 'R'.
"Sebagaimana tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp.Sidik/263a/2022/Dittipidsiber tanggal 28 Oktober 2022, orang yang dimaksud melakukan pemerasan senilai Rp30 juta, dan telah ditetapkan sebagai tersangka adalah pihak lain dengan nama inisial R, dan bukan klien kami," kata Sugeng.
Baca Juga: Pasien di RSUD Sukadana Diduga Dilecehkan Oknum Pegawai, Manajemen Siap Beri Tindakan
Sugeng pun membantah keterlibatan Rizky dalam penyebaran video syur Rebecca Klopper yang belakangan viral di Twitter.
Bahkan, akun penyebar video asusila tersebut bukan miliknya.
"Terlapor penyebar video, sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/V/2023/SPKT/Bareskrim Polri adalah pihak lain. Aku @dedekugem bukan milik klien kami," kata Sugeng.
Sebagai informasi, publik dihebohkan dengan munculnya video syur mirip Rebecca Klopper di Twitter sejak 22 Mei 2023.
Setelah itu, muncul informasi bahwa sosok perempuan yang ada dalam video syur tersebut memang Rebecca Klopper.
Sebab, ia pernah melaporkan keberadaan video itu pada 6 Oktober 2022, karena dijadikan alat peras oleh dua orang inisial RFM dan NR yang meraup keuntungan sampai Rp30 juta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Hunter x Hunter Terbitkan Bab Baru Setelah 18 Bulan, Volume 39 Rilis 3 Juli
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Apa Itu BIB dalam Lari? Bukan Cuma Nomor Peserta, Ini Fungsi Pentingnya
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar