SUARA SUMEDANG - Depresi merupakan gangguan suasana hati dengan ditandai perasaan sedih yang mendalam serta rasa kehilangan minat terhadap hal-hal yang disukai.
Seseorang dapat dinyatakan mengalami depresi jika sudah dua minggu merasa sedih yang berkelanjutan, putus harapan hingga merasa dirinya tidak berharga.
Bagi kita yang ingin membantu, mungkin sulit untuk mengetahui apa yang harus dilakukan atau dikatakan.
Dilansir dari laman The Healthy, berikut ini adalah cara dari profesional kesehatan mental untuk membantu dan mendukung orang terdekat yang mengalami depresi.
1. Mendengarkan
Ketika seorang teman atau anggota keluarga sedang bergumul, insting alami kita adalah mengambil tindakan dan memberi mereka nasihat yang kita anggap "berguna".
Menurut profesor psikologi Universitas Adelphi, Deborah Serani, untuk membantu orang yang mengalami depresi, kita hanya cukup mendengarkan.
“Mendengarkan dengan belas kasih memungkinkan teman kamu mengungkapkan aspek fisik dan emosional yang memilukan dari depresi,” kata Deborah Serani.
“Hal-hal untuk dikatakan termasuk, 'Saya ingin tahu apa yang kamu alami,' 'Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu kamu merasa lebih baik?' dan 'Saya di sini untuk kamu, untuk berbicara dengan dan mendukung kamu,” lanjutnya.
Baca Juga: Tak Optimis dengan Sepakbola Indonesia, Mamat Alkatiri Ungkap Hal Ini
Mengizinkan orang untuk membuka dengan persyaratan mereka sendiri membantu mereka merasa divalidasi.
2. Libatkan dalam Sebuah Kegiatan
Gejala fisik depresi, termasuk kelelahan, dapat menguras energi seseorang. Tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi titik awal yang penting untuk pemulihan depresi.
Tubuh cenderung menghasilkan jenis neurotransmiter yang dapat meningkatkan suasana hati. Hal ini bisa dilakukan dengan cara beberapa menit berjalan kaki untuk meningkatkan mood.
Kamu bisa menyarankan kepada teman atau orang disekitarmu yang menderita depresi untuk jalan-jalan atau memasak makanan bersama.
Karena sebuah aktivitas dapat membantu seseorang melihat di luar depresi bahwa ada beberapa hal yang benar di dunia ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan