SUARA SUMEDANG - Setelah 3 bulan berselang semenjak kasus penganiayaan berat terencana yang dilakukan Mario Dandy kepada David Ozora ternyata masih menyimpan banyak fakta mengejutkan dan disebut-sebut memiliki invisible hand.
Diketahui, Mario Dandy saat ini masih diamankan untuk menjalani proses sidang dan pemeriksaan agar pasal serta hukuman dijatuhkan sesuai undang-undang.
Namun, di balik kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy ini diduga terdapat fakta mengejutkan lainnya seperti memiliki kekuasaan tersembunyi atau biasa disebut dengan Invisible Hand agar hukumannya diringankan.
Dikutip sumedang.suara.com dari kanal YouTube Official iNews pada hari Sabtu, (10/6/2023) fakta mengejutkan dan dugaan invisible hand yang dimaksud baru-baru ini diceritakan oleh ayah David Ozora, Jonathan Latumahina.
Jonathan Latumahina menyebutkan bahwa kejanggalan dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David Ozora sudah terlihat pada awal kejadian.
"Nah yang lebih ngaco lagi tuh ini pas masalah asuransi, ditolak tuh sama rumah sakit. saya tanya, kenapa ditolak? karena asuransi yang dipegang David ini Black Card, jadi ga bisa ditolak harusnya. Kata pihak rumah sakit, karena yang tertulis bahwa David yang memulai perkelahian," kata Jonathan Latumahina
Tak berhenti di situ, Jonathan Latumahina yang mendengar jawaban tersebut terus mengidentifikasi kejanggalan yang terjadi.
"Setelah ditulis begitu langsung saya tanya, siapa yang nulis itu? rumah sakit jawab, bukan kita yang nulis pak, saya tanya lagi, iya siapa yang nulis? terus rumah petugas cuma saling tengok ke temennya dan jawab, gak tau pak dari polsek," lanjut Jonathan Latumahina.
Lebih lanjut, Jonathan Latumahina juga sempat merasa geram pada saat proses pemberkasan saksi. Di sana ia melihat Mario Dandy yang berada di dalam sel sembari memainkan gitar dan dan bermain HP.
"Ini pada saat malam pemberkasan saksi di polsek, bu Nathalie sampai nangis. Karena melihat mereka lagi gitaran sambil main hp, dan di situ saya berpikir hal-hal kaya gini harus dilanjut, karena busuk banget gitu. Baru lah saya tanya, identitas lengkap si Dandy, bapaknya siapa dan sebagainya," ungkap Jonathan Latumahina.
Jonathan Latumahina menyimpulkan bahwa kejanggalan dalam kasus ini dibuat oleh beberapa pihak sebagai invisible hand, seperti bapaknya yang menjadi Kepala Umum Dirjen Pajak.
"Nah jadi semua kejanggalan yang terjadi, khususnya pada saat proses pengobatan asuransi David ditolak, dan pada saat yang sama, banyak ahli-ahli yang menyebutkan ini perkelahian biasa. Setelah diidentifikasi ternyata kejanggalan ini dibuat oleh berbagai pihak sebagai invisible hand agar Mario Dandy lepas dari hukuman dan pasal," ungkap Jonathan Latumahina.(*)
Sumber: Official iNews
Berita Terkait
-
Ayah David Ozora Tak akan Biarkan Mafia Pejabat Kemenkeu Kongkalingkong dalam Kasus Mario Dandy : Kita Hentikan!
-
Mario Dandy Didakwa Lakukan Penganiayaan Berat, David Kini Hanya Bisa Jalan Selama 6 Menit dan Belum Bisa Membukukan Badan
-
Hari Ini, Sidang Perdana Mario Dandy dan Shane Lukas Digelar dengan Agenda Pembacaan Dakwaan
-
Momen Viral Mario Dandy Pakai Kabel Ties Sendiri dan Cengengesan saat Minta Maaf pada Keluarga David Ozora
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan