SUARA SUMEDANG - Zahra Muzdalifah telah resmi menandatangani kontrak dengan klub asal Jepang.
Zahra dikontrak selama satu tahun oleh Cerezo Osaka Yanmar Ladies. Diketahui, penyerang Timnas Indonesia Putri itu sudah berada di Jepang.
Ia akan segera melakukan persiapan untuk mengarungi kompetisi W League, yang merupakan kompetisi kasta tertinggi di Jepang untuk pesepakbola profesional perempuan.
Sebelum ke Jepang, Zahra juga bermain sepakbola di Inggris bersama South Shields FC.
Zahra Muzdalifah lahir di Jakarta pada 4 April 2001, ia sudah menyukai sepakbola sedari kecil.
Perkenalannya dengan sepakbola saat kecil ialah melalui sang ayah. Selain bermain sepakbola, Zahra juga memiliki prestasi akademik.
Ia berhasil menyelesaikan studinya melalui kelas akselerasi. Setelah masa sekolahnya selesai, ia melanjutkan kuliah di Binus University dengan mengambil jurusan Mass Communication.
Sejak berumur 10 tahun, Zahra bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Madani Meruya. Kemudian bergabung di SSB Patriot Merah Putih.
Baca Juga: 34 Juta Data Paspor Indonesia Dijual Senilai 150 Juta di Situs Ini, Kecolongan Bjorka Lagi?
Lalu, ia juga bergabung dengan ASIOP Footbal Academy pada tahun 2012. Bersama ASIOP Footbal Academy, Zahra diberi kepercayaan untuk tampil di kompetisi sepakbola wanita yang berlangsung di Norwegia.
Zahra makin dikenal ketika dirinya menjadi bagian dari tim sepakbola putri Persija Jakarta. Dari performanya yang apik bersama Persija, ia dipanggil untuk membela Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018.
Tak hanya itu, ia juga ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia pada saat itu.
Karir Sepakbola Zahra Muzdalifah
1. Persija Jakarta
2. Sekolah Sepak Bola Asiana
3. South Shields FC (Inggris)
4. Timnas Indonesia
5. Cerezo Osaka Yanmar Ladies (Jepang). (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran