judul: Denise Chariesta Hamil Anak Siapa? Publik Bertanya Soal Open Donasi
teaser:
caption: Open donasi Denise Chariesta banyak dicibir publik.
SUARA SUMEDANG - Mencuatnya Denise Chariesta yang hamil tanpa suami membuat publik terhenyak. Siapa sesungguhnya ayah dari janin yang dikandung oleh konten kreator berusia 31 tahun itu?
Yang lebih bikin kaget adalah adanya open donasi untuk biaya melahirkannya.
Lewat IG storynya, Denise Chariesta mengungkapkan telah mendapat donasi Rp3,1 juta dalam 24 jam pembukaan sumbangan.
Denise menyebutkan pembukaan sumbangan itu akan dibuka sampai mendekati waktu persalinan sekitar bulan November 2023.
Dari unggahan postingan di instagramnya, Denise menampilkan gambar berisi transferan uang dari orang-orang yang menyumbangnya.
"Daftar orang2 kaya di mata ku .. walaupun kasi ny dikit setidak nya walaupun gak kaya material . Tapi mereka kaya hati Dan isi pesan nya bikin ngakak semua, tulis Denise, dilansir SUARA SUMEDANG pada Jumat (7/7/2023), dalam postingan yang terdapat tulisan "Peduli Denise Hamil Tanpa Suami".
Baca Juga: Mau Anies Umumkan Cawapres Lebih Cepat, Partai Demokrat Ogah Deklarasi Dilakukan Last Minute
Proses kehamilan konten kreator ini membuat publik bertanya-tanya, siapa sesungguhnya ayah dari bayi yang dikandung Denise.
Sampai-sampai seorang Youtuber ikut mengomentari kejadian tersebut lewat video short unggahannya di kanal @orkaz.
"Yang pertama, dia minta tolong biaya lahiran pada publik karena dia hamil tanpa suami. Kedua, kenapa dia minta tolong biaya lahiran sesar. Memangnya ada kondisi apa sampai dia harus disesar?" tanya kanal tersebut melalui videonya tersebut, dilansir SUARA SUMEDANG pada Jumat (7/7/2023).
"Ketiga, kenapa dia nggak pilih lahiran normal saja. Kalau lahiran normal, pakai BPJS kan gratis. Keempat, kenapa saat proses indehoy, dia adem ayem saja. Nggak bilang ke siapa-siapapun. Tapi saat kebobolan, hamil di luar rencana, dia minta bantuan biaya pada masyarakat. Emangnya dia nggak punya BPJS?" tanyanya lagi.
Sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh kanal Youtube tersebut mewakili pertanyaan publik saat ini terkait kehamilan Denise yang tanpa suami. Terlebih dengan pembukaan donasi lahiran yang semakin membuat masyakarat kian bertanya-tanya terhadap kondisi terbarunya.(*)
IG denisechariesta9
Berita Terkait
-
Denise Chariesta Hanya Dapat Rp3 Juta Dalam Open Donasi 1 Kali 24 Jam, Ternyata Segini Rata-Rata yang Nyumbang
-
Denise Chariesta Terpaksa Open Donasi, JK Ayah Si Jabang Bayi Tak Mau Tanggung Jawab: Hobinya Mabuk
-
Denise Chariesta Open Donasi, Keberadaan sang Suami Dipertanyakan: Dia Mending Buat Mabok-mabokan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial