SUARA SUMEDANG – Skandal perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett sampai dengan hari ini masih hangat diperbincangkan.
Kali ini nampak Komnas Perlindungan Anak ikut bersuara perihal kasus yang menimpa suami Lady Nayoan.
Komnas Perlindungan Anak nampak juga ikut menyuarakan supaya Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah di boikot dari semua acara TV.
Hal ini langsung disampaikan oleh Arist Merdika Sirait Ketua Komisi Perlindungan Anak, tentu ada beberapa alasan.
Dari sudut pandang Arist, usulan boikot adik Raffi Ahmad dan suami Lady nayoan lantaran akan berdampak buruk bagi psikis anak-anak saat menonton TV.
“(kasus) Ini kan berdampak dalam proses tumbuh kembang anak. Nah, saya kira etiknya, tentu perlu diboikot. Bagi orang tua yang tidak bertanggung jawab terhadap pengasuhan anak akibat dari konflik keluarga,” kata Arist Merdeka Sirait dikutip dari garut.suara.com pada Senin, 17 Juli 2023.
Lantas bagaimana tanggapan dari pihak KPI atas sikap yang diambil Komnas Perlindungan Anak yang menyuarkan memboikot Syanaz dan Rendy?
Menurut pihak KPI soal boikot memboikot bukan wewenang dari KPI, tugas KPI saat ini ialah mengawasi isi siaran, program siaran yang ditayangkan.
“Perlu saya sampaikan bahwa tugas kami (KPI) tidak dalam rangka memboikot artis A, artis B, artis C, dan seterusnya,” kata Aliyah, Bidang pengawasan isi siaran (KPI).
Baca Juga: Cek Fakta: Desta Murtad Demi Nikahi Wanita Idamannya
“Tapi sekali lagi tugasnya KPI adalah mengawasi isi siaran, programnya, program siaran yang ditayangkan oleh lembaga penyiaran tersebut,” sambungnya. (*)
Berita Terkait
-
Pekerjaan Syahnaz Sadiqah Diramal Denny Darko usai Terkuak Skandal Perselingkuhan dengan Rendy Kjaernett, Begini Katanya
-
Bikin Terharu, Momen Lesti Kejora Digendong Ayah Diapresiasi Netizen: Masya Allah
-
Usai Akui Selingkuh, Pakar Mikro Ekspresi Bongkar Syahnaz Kemungkinan Masih Sayang Rendy Kjaernet
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata