SUARA SUMEDANG - Seleksi Timnas Indonesia U17 sudah digelar, total pemain yang diseleksi mencapai 974 pemain.
Hal tersebut menjadi rekor seleksi pemain yang sudah dilakukan di beberapa kota.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memastikan jika proses seleksi ini akan dilakukan secara objektif. Ia juga menekankan agar tidak boleh ada pemain titipan dalam proses seleksi pemain.
Menurutnya, proses seleksi ini untuk melahirkan pemain yang unggul dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pihak PSSI mengubah konsep rekrutmen yang akan disiapkan untuk Piala Dunia U17.
Erick mengatakan tim yang dibentuk disiapkan untuk jangka panjang, yakni untuk Piala Dunia U20 di tahun 2025 nanti.
Maka dari itu, PSSI membuka kesempatan pada talenta-talenta di 12 kota dan sekitarnya.
Ia juga mengungkapkan antusiasme peserta seleksi bukan hanya berasal dari satu daerah, melainkan Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Semuanya harus sesuai kriteria,” ucap Erick Thohir.
Team scouting yang dipimpin oleh Indra Sjafri untuk menemukan talenta, menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi penilaian untuk Timnas Indonesia U17 ini.
“Ada beberapa hal yang dilakukan, kami sebagai team scouting mencari pemain yang benar-benar bisa disiapkan untuk pemain tim nasional,” kata Indra Sjafri.
“Kami melihat baru visual belum tes fisik, psikotest dan tes IQ. Proses ini hanya baru melihat bagaimana individual taktikal peserta seleksi, grup taktikal dan bagaimana tim taktikalnya,” sambungnya.
Adapun syarat untuk mengikuti proses seleksi Timnas Indonesia U17 ini, merupakan pemain muda kelahiran 1 Januari 2006 sampai dengan 31 Desember 2007.
Piala Dunia U17 ini akan berlangsung di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang