SUARA SUMEDANG - Alshad Ahmad memberikan pengumuman sehubungan penyebab kematian harimau Benggala bernama Cenora yang ada padanya.
Seperti diketahui, Alshad terpantau disudutkan oleh netizen usai menyampaikan berita duka kematian Cenora, harimaunya, melalui media sosial.
Meski dalam suasana duka, kematian anak harimau itu menuai kritikan pedas netizen yang mengaitkan pada aktivitas Alshad kerap melibatkan Cenora dalam konten YouTube.
Diketahui hingga kini kematian harimau di bawah pengawasannya telah ada 7 ekor hasil breeding dalam satu indukan.
Akibat kematian Cenora, banyak dari netizen yang juga ikut mempersoalkan perizinan yang dimilikinya dalam hingga meminta izinnya dicabut.
Sementara seperti diketahui, ia memiliki izin penangkaran yang sesuai dengan peraturan berlaku dan diketahui oleh pihak berwenang.
Meski mendapat banyak tudingan, Alshad dalam keterangan tertulisnya memberi pernyataan soal penyebab kematian Cenora.
Melalui Instagram Stories, Alshad mengatakan saat ini telah memberikan sampel ke laboratorium untuk menemukan petunjuk pasti penyebab kematian harimaunya.
"Di sini kita udah berunding dengan 4 dokter hewan mengenai apa yang terjadi ke Cenora, sudah ada dugaan sementara penyebab Cenora ga bertahan hidup." tulis Alshad.
"Tapi tetep kita kirim sampel ke lab untuk bukti yang lebih pasti." sambungnya.
Sepupu Raffi Ahmad itu juga berjanji akan segera memberikan informasi yang dikeluarkan dari hasil lab.
"Daripada menebak-nebak tanpa mengetahui apa yang terjadi, mending kita tunggu hasil akhirnya pasti akan gue ceritain ke temen-temen semua ya, gue juga masih nunggu hasil labnya." tulisnya.
Dalam keterangannya, Alshad juga menyampaikan terima kasih atas perhatian banyak pihak terhadap harimaunya itu.
"Terima kasih atas doa dan dukungan dari kalian buat Cenora maupun gue. Terima kasih juga untuk masukan ke gue karena kalian semua sayang dan care ke Cenora." tulis Alshad.(*)
Berita Terkait
-
Gegara Posting Foto Amanda Manopo di Instagramnya, Kini Arya Saloka di Cap Sebagai Suami Zalim, Cek Faktanya!
-
Lesti Kejora di Mata Inul Daratista, Kasih Sayangnya Melebihi Anak Kandungnya Sendiri, Istri Adam Suseno: Bangga dan..
-
Sahabat Bocorkan Amanda Manopo bakal Ada Project Baru di Web Series, Usai Rampung Syuting Film Kupu Kupu Kertas
-
Viral Emak-Emak Gerebek Tempat Narkoba di Jambi, Tunjukkan Sejumlah Barang: Ini Buktinya!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3