SUARA SUMEDANG – Performa Persebaya Surabaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2023-2024 kini masih angin-anginan.
Walaupun demikian Aji Santoso mengungkap jika semua itu merupakan tanggung jawab dirinya.
Selama pekan keempat BRI Liga 1 tim berjuluk Bajol Ijo hanya mampu mengoleksi 5 poin, dan dua laga kandang hanya mampu mengamankan 2 poin.
“Ini pertandingan ke-4, kita mendapat lima poin. Tentunya yang jelas saya sebagai pelatih apapun kondisinya mem-backup pemain-pemain saya,” kata Aji Santoso pada konferensi pers usai laga kontra RANS Nusantara FC.
“Tentunya saya orang yang paling bertanggung jawab hasil apapun, baik itu menang, kalah, maupun seri,” sambungnya.
Lantas ia mengungkapkan permohonan maaf pada para suporter Bonek, lantaran belum bisa memberikan poin penuh di laga kandang.
“Saya juga bisa memahami suporter ya. Saya minta maaf belum bisa menang di dua pertandingan,” lanjutnya.
Pihak manajemen Persebaya Surabaya langsung memanggil Aji Santoso jelang laga lawan Persija Jakarta.
“Kami akan memanggil tim pelatih untuk melakukan evaluasi, sebelum berangkat away ke Jakarta,” kata Candra Wahyudi Direktur Operasional Persebaya, dikutip laman resmi Persebaya (26/07/23).
Baca Juga: 2 Orang Terduga Penikam Wartawan di Kota Baubau Ditangkap Polisi
Pekan kelima pihak manajemen dan juga jajaran pelatih bertemu untuk bisa saling memberi solusi, supaya tim berjuluk Bajol Ijo kembali unjuk taring di BRI Liga 1 musim ini.
“Kami akan berdiskusi apa saja yang harus dibenahi sehingga bisa lebih baik di pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.(*)
Berita Terkait
-
Ironi Stadion Manahan: Rutin Perawatan Rumput, Tapi Bukan untuk Sepak Bola
-
Resmi Gabung dengan Persib Bandung, Ini Janji Levy Madinda untuk Maung Bandung di BRI Liga 1
-
Susunan Pemain Termahal di BRI Liga 1 2023-2024: Tak Ada Penggawa Lokal
-
Sial! Persija Jakarta Kehilangan 4 Pemain Kunci Jelang Lawan Persebaya Surabaya, Thomas Doll Pasrah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim