SUARA SUMEDANG - Viral, kematian seorang guru bersama bayinya terjadi di Kabupaten Sumedang.
Kejadian nahas yang dialami seorang guru bersama bayinya itu terjadi saat proses persalinan di RSUD Sumedang beberapa waktu ke belakang.
Menanggapi kejadian tersebut, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKS, Rahmat Juliadi mengatakan, akan ada proses audit terkait penanganan pasien di rumah sakit tersebut.
Adapun, kata dia, apabila terbukti ditemukan pelanggaran, maka sanksi tegas berupa pencopotan praktik pun akan dilakukan.
"Selama ini kalau ada kematian pasti nanti akan ada audit, kalau untuk kasus kematian ibu dan bayi itu disebutnya audit maternal perinatal atau AMP, dari AMP ini nanti akan terlihat apakah ada kelalaian, apakah penanganan dan tindakan sudah sesuai prosedur, nanti akan terlihat dari hasil audit itu," kata Rahmat Juliadi.
Tak hanya itu, ia juga mengatakan, apabila ada pelanggaran SOP setelah dilakukan audit, pihak seperti tenaga medis, bidan, maupun perawat akan dikenakan sanksi.
"Misal ditemukan ada pelanggaran etika atau disiplin maka biasanya akan diberikan sanksi dari mulai berupa teguran lisan hingga teguran tertulis. Namun jika ditemukan pelanggaran berat maka sanksinya bisa sampai pencabutan surat izin praktik," paparnya.
"Itu pun kalau belum masuk ranah pengadilan, tapi kalau ternyata masuk ranah pengadilan maka pengadilan yang akan menentukan, bisa ganti rugi atau bahkan kurungan badan, hal itu ada diundang-undang," tuturnya menambahkan.
Kendati demikian, kasus kematian guru bersama bayinya di RSUD Sumedang tersebut berujung damai.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Keok Atas Persib Bandung, Josep Gombau Malah Salahkan Pemain Ini!
Keputusan tersebut didapat usai pihak RSUD Sumedang dan pihak keluarga pasien menggelar proses mediasi.(*)
Berita Terkait
-
Program PPG Prajabatan Sukses Menambah Wawasan dan Pengembangan Diri Guru
-
EKSLUSIF Hari Ini! Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Liga 1 2023/2024, Saksikan Live di Indosiar
-
Laga Spesial Kontra Persebaya di Liga 1, Bek Persib Bandung Ini Ungkap Hal Mengejutkan Soal Skuad Bajul Ijo
-
David da Silva Dijagokan Bojan Hodak Kembali Cetak Hattrick Robek Gawang Persebaya, Pelatih Persib: Kita tahu dia...
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?
-
Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
4 Film Thriller Kim Hye Yoon Wajib Masuk Watchlist, Ada Whispering Water
-
Waspada Penipuan, Identitas Melanie Subono Dicatut di WhatsApp
-
25 Lagu yang Cocok untuk Posting Bukber di Medsos, Vibes Ramadannya Kerasa Banget
-
Sahur Jakarta Jam Berapa? Ini Panduan Lengkap Selama Ramadan 2026
-
Sinopsis Blood & Sweat, Drama Kriminal yang Dibintangi Anne Watanabe
-
Pemprov Sumut Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Segera Dibuka!
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
Ini Bukan tentang Sandal