Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya mengadakan acara program Lontong Kupang dan Lontong Balap di Empire Palace pada Selasa (30/08/2022).
Berdasarkan keterangan Agus Imam Sonhaji, Kepala Disdukcapil Kota Surabaya menyatakan bahwa kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik atas dukungan dari gabungan penyelenggara perkawinan serta himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Sebagai informasi, Lontong Balap merupakan bentuk program kerja Dukcapil dengan Pengadilan Negeri. Sedangkan Lontong Balap merupakan bentuk program kerjasama milik Dukcapil Kota Surabaya dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama.
Nama Lontong Kupang sendiri merupakan akronim dari Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan warga ber-KTP Surabaya yang ingin mengurus peralihan pernikahan apabila dilaporkan secara resmi ke KUA tanpa perlu datang ke kantor.
Warga bisa melakukannya secara online melalui website yang tersedia. Selanjutnya, warga akan menerima pemberitahuan mengenai jadwal penyelenggaraan isbat nikah. Isbat tersebut akan dilaksanakan di kantor kecamatan sesuai domisili.
Seusai isbat nikah, warga akan memperoleh berbagai dokumen pernikahan dan kependudukan secara lengkap. Dokumen tersebut mulai dari kartu keluarga, buku nikah, akta pernikahan, serta perubahan status dalam e-KTP.
“Setiap bulan sedikitnya ada sepuluh pasangan yang mengajukan pengurusan pernikahan melalui program Lontong Kupang. Biasanya sidangnya di Siola. Khusus MBR biayanya gratis, ditanggung APBD,” jelas Agus Imam Sonhaji.
Warga Kota Surabaya yang ingin mengikuti program ini bisa langsung mengajukan permohonan ke kelurahan. Nantinya, petugas kelurahan yang akan mendaftarkan ke aplikasi Lontong Kupang dan langsung diproses.
Apabila seluruh berkas pernikahan siri sudah lengkap, maka pasangan yang mengajukan permohonan tersebut akan langsung diundang mengikuti sidang.
Sedangkan fungsi dari program Lontong Balap digunakan untuk melayani berbagai jenis permohonan, sepertii perubahan jenis kelami dan perganian nama. Segala jenis permohonan yang memerlukan penetapan pengadilan akan dilayani dalam program Lontong Balap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Lagi Diburu Banyak Orang, 5 Brand Sepatu Lokal Ini Diprediksi Cepat Sold Out Mei 2026
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa