Pesulap Merah masih menjadi bahan perbincangan publik usai dilaporkan ke polisi oleh persatuan dukun se-Indonesia. Pria yang memiliki nama asli Marcel Radhival tersebut tidak merasa khawatir maupun takut, meskipun banyak orang yang ingin melaporkannya ke polisi.
Hal ini karena ini merasa apa yang dibawakan dalam konten di channel YouTubenya merupakan edukasi untuk masyarakat. Pesulap mersah merasa hal tersebut tidak ada yang dipermasalahkan.
Hingga saat ini sudah ada dua pihak yang melaporkannya ke polisi. Pihak pertama adalah Gus Samsudin yang melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jawa Timur. Selanjutnya Persatuan Dukun se-Indonesia juga melaporkannya ke Polres Jakarta Selatan
Isi konten YouTube Pesulap Merah sendiri adalah membongkar trik yang dipakai oleh para dukun. Hal tersebut membuat para dukun mengungkapkan bahwa pendapatan mereka berkurang. Penyebabnya tak lain adalah karena kepercayaan masyarakat sudah berkurang.
Menanggapi mengenai laporan tersebut, Pesulap Merah mengaku biasa saja dan tidak ada rasa takut sedikitpun.
“Biasa saja (Dilaporkan. Memang kenapa?” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa setiap orang berhak untuk membuat laporan ke polisi. selanjutnya, pihak kepolisian yang akan menentukan bagaimana kelanjutan dari laporan tersebut. pesulap Merah menyatakan tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan oleh para dukun pembuat laporan tersebut. Ia hanya memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring