Selama periode bulan Agustus 2022, dari beberapa kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur, satu kota mengalami inflasi dan tujuh lainnya mengalami deflasi.
Satu – satunya kota di Jawa Timur yang mengalami inflasi adalah Kota Surabaya.
Sedangkan kota dengan deflasi tertinggi adalah Kabupaten Sumenep dengan deflasi sebesar 1,13 persen dan Kota Kediri mengalami deflasi paling rendah.
Data ini sekaligus membuat Kota Surabaya menjadi satu-satunya kota yang mengalami inflasi khususnya di area Jawa bagian Timur pada bulan Agustus 2022.
Inflasi di Surabaya terjadi disebabkan adanya kenaikan harga secara umum, yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran ungkap Kepala BPS Jatim pada Jumat (2/9/2002). “Di Kota Surabaya pengeluaran masih didominasi di kelompok pengeluaran pendidikan.
Masyarakat masih banyak mengalokasikan ke situ” ujar Dadang. Kelompok pendidikan bukan satu – satunya kelompok yang menyebabkan terjadinya inflasi.
Indeks pengeluaran juga turut dipengaruhi kelompok pengeluaran lainnya.
Dadang Hardiawan menjelaskan dari 11 kelompok pengeluaran, delapan kelompok mengalami inflasi dan tiga kelompok lainnya mengalami deflasi.
Kelompok – kelompok yang mengalami inflasi diantaranya kelompok Pendidikan, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, dan kelompok Kesehatan.
Baca Juga: PERHATIAN! 3 Pesan Luis Milla untuk Skuad Persib Bandung Hadapi Rans Nusantara FC Sore Ini
Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau diikuti kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa.
Kemudian, terkait pantauan BPS Jatim terhadap perubahan harga tingkat konsumen selama Agustus 2022 di delapan kota IHK Jatim, menunjukkan adanya kenaikan harga yang tinggi di beberapa jenis komoditas.
Tidak hanya itu BPS Jatim juga membuat perbandingana untuk catatan inflasi dan defllasi dari enam Ibu kota Provinsi di pulau jawa.
Hasilnya di antara enam Ibu kota Provinsi tersebut, inflasi masih menghantui Kota Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Tragedi Hutan Gambut dan Ilusi Pemulihan yang Kita Percaya
-
Potret Hidup yang Perih dan Berisik dalam Novel Jakarta Selintas Aram
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Bebas Minyak hingga 16 Jam
-
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional
-
Sharp Indonesia Pamer Teknologi Ramah Lingkungan di Hari Bumi 2026
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
Bukan Lagi Dilan yang Kita Kenal: Mengapa 'Dilan ITB 1997' Lebih Sunyi dan Penuh Luka?