Menurut warga setempat api membesar dengan cepat. Tapi tidak ada yang mengetahui penyebab dari kebakaran maupun asal darimana api muncul.
Husain, salah satu warga setempat menyebutkan pada sisi belakang gudang ada kabel yang juga terbakar. Tiba-tiab api sudah besar dan banyak asap hitam ke udara.
Salah satu karyawan yang saat itu sedang berjaga di gudang menyebutkan, api membesar saat para karyawan sedang beristirahat dan salat umat.
Dugaan awal kebakaran ini terjadi akibat adanya konsleting listrik. Tapi masih belum dipastikana apakah dugaan ini benar atau tidak.
Karyawan tersebut juga mengatakan bahwa ia sempat melihat ada api yang keluar dari kabel. Karyawan yang berada di lokasi langsung berhamburan keluar.
Para karyawan dan warga sekitar gudang berusaha memadamkan api dengan alat yang seadanya sambal menunggu mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi.
Kebakaran ini dilaporkan sekitar pukul 12.00 WIB pada hari Jumat (9/9/2022).
Gudang penyimpanan lampu Hannochs yang berada di Jalan Kalianak Barat 51 Surabaya belum bisa dipadamkan hingga pukul 12.30 WIB.
Sebanyak 22 mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di sekitar lokasi.
Baca Juga: Paman dan Ponakan Saling Bacok di THP, Semua Karena salah Paham
Pemadaman api di gudang ini mengalami kesulitan. Petugas kesulitan mengakses lokasi dan juga kesulitan mencari sumber air.
Di dalam gudang ini tidak hanya digunakan sebagai tempat menyimpan lampu saja. Selain lampu, ada pula sejumlah alat elektronik lainnya.
Terlihat kebakaran ini menyebabkan asap hitam yang begitu tebal. Selain itu api juga membumbung tinggi.
Terlihat pula ada beberapa unit sepeda motor yang masih terus bergantian dikeluarkan dari dalam gudang.
Diduga sepeda motor ini dikeluarkan paksa agar tidak menambah jumlah barang yang terbakar.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada informasi resmi dari pihak terkait pemadaman api di gudang lampu tersebut.
Diharapkan kebakaran ini tidak merembet ke gudang-gudang di sebelahnya dan tidak memakan korban jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga