Sejumlah data negara bocor dan menjadi perbincangan publik beberapa hari terakhir.
Menkopolhukam, Mahfud MD menyebut, menurut dia kasus ini belum membahayakan data negara karena data-data yang dibocorkan kepada publik sudah banyak diberitakan di koran-koran.
Bjorka melalui grup Telegram mengklaim telah meretas surat menyurat milik Presiden RI, termasuk surat dari Badan Intelijen Negara (BIN).
Klaim ini disebarluaskan oleh sebuah akun Twitter dan sempat menjadi topik terpopuler di Twitter.
Baru-baru ini Bjorka membocorkan informasi identitas pribadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia dan mengejeknya.
Dalam unggahan tersebut, Bjorka menuliskan ucapan selamat ulang tahun kepada Johnny G Plate beserta data pribadinya.
Mulai dari Nomor Induk Keluarga, Kartu Keluarga, hingga nama-nama anggota keluarganya.
Tak lama setelah membocorkan data pribadi Johnny G Plate, Bjorka membuat cuitan terkait alasan mengapa dirinya membocorkan data pribadi Menkominfo tersebut.
Bjorka menyebut bahwa Johnny G Plate bodoh dan ia juga menyebut bahwa jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika tidak pantas diberikan kepada politisi dan anggota militer.
Baca Juga: Bawa 20 Pemain, PSIS Semarang Siap Curi Poin di Kandang Persita Tangerang
Hal ini ditanggapi Menkominfo Johnny G Plate beserta jajarannya dengan pernyataan mengejutkan kepada para hacker agar tidak menyerang karena merupakan perbuatan tercela.
Pernyataan ini tentu menjadi sangat aneh mengingat jika seorang menteri dan dirjennya meminta hacker tidak menyerang. Seharusnya mereka sudah paham bagaimana cara mengantisipasi untuk melindungi data dari peretasan.
Menkominfo, Johnny G Plate menegaskan bahwa masalah kebocoran data ini bukan menjadi tupoksi dari kementeriannya.
“Kominfo hanya bisa bekerja berdasarkan tupoksi yang tersedia, tidak melampaui kewenangan apalagi menabrak tupoksi lembaga lainnya” tegas Johnny
Dengan demikian, dia menegaskan bahwa serangan cyber atas ruang digital menjadi domain teknis Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Hingga saat ini, belum ada komentar resmi dari BSSN terkait masalah kebocoran data ini.
Dalam hal ini, BSSN langsung bertanggung jawab kepada presiden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Drakor Agent Kim Reactivated Ungkap Pakai AI untuk Adegan Misi Korea Utara
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam
-
Rejo Andoyo: Pahlawan Senyap Penjaga Listrik Mandiri di Desa Kedungrong Kulon Progo DIY
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
5 Tips Ampuh Memulai Percakapan Saat MPLS, Dijamin Gak Bakal Canggung!
-
Revitalisasi Benteng Rotterdam Segera Dikaji Kementerian Kebudayaan